Home / Olahraga / Tudor Perlakukan Kinsky Tak Manusiawi

Tudor Perlakukan Kinsky Tak Manusiawi

Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs

Madrid,REDAKSI17.COM – Joe Hart menilai pelatih Tottenham Hotspur,Igor Tudor, memperlakukan Antonin Kinsky dengan tak manusiawi. Hal ini karena Tudor langsung mengganti Kinsky usai bikin blunder.
Tottenham Hotspur kalah 2-5 dari Atletico Madrid pada leg pertama 16 besardi Liga Champions 2025/2026di Civitas Metropolitano, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. Lima gol tuan rumah lahir lewat Marcos Llorente, Antoine Griezmann, Robin Le Normand, dan brace Julian Alvarez. Spurs hanya bisa membalas lewat Pedro Porro dan Dominic Solanke.

Laga ini hadirkan mimpi buruk untuk kiper Tottenham, Antonin Kinsky. Kinsky kebobolan tiga gol saat laga belum sampai berjalan 15 menit. Dua gol di antaranya lahir dari blunder penjaga gawang 22 tahun ini.

Manajer Tottenham, Igor Tudor, langsung menarik keluar Kinsky di menit ke-16. setelah kebobolan tiga gol. Tudor menggantikannya dengan kiper utama The Lilywhites, Guglielmo Vicario.

Kinsky tampak sangat terpukul dengan situasi ini. Ia tampak menangis dan langsung menuju ruang ganti usai ditarik keluar.

Perjudian Tudor memainkan Kinsky yang merupakan kiper pelapis Tottenham di laga sebesar babak 16 besar Liga Champions berakhir bencana. Beberapa pihak mengecam Tudor yang dianggap merusak karier kiper asal Republik Ceko tersebut.

Keputusan Tudor yang langsung mengganti Kinsky juga dikritik. Mantan kiper Manchester City dan Timnas Inggris, Joe Hart, menilai Kinsky tak diperlakukan manusiawi oleh Tudor.

Hart menganggap Tudor tak menghargai Kinsky dengan langsung menarik keluar usai bikin blunder. Ia merasa penjaga gawang melakukan blunder yang bisa menimpa siapapun bahkan menimpa kiper-kiper top dunia. Apalagi, Kinsky adalah kiper muda yang minim pengalaman.

“Saya benci bersikap reaktif karena seperti tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tetapi fakta dia ditarik keluar dalam situasi itu setelah memainkannya… dia masih muda, 22 tahun, dia belum dewasa, dia tidak melakukan apa pun untuk mencoba menyakiti Spurs,” ujar Hart dikutip dari Daily Mail.

“[Dia] memiliki beberapa momen buruk, tetapi menariknya keluar dalam situasi ini dan bahkan tidak mengakui keberadaannya? Setiap pemain Tottenham yang merasakan sakitnya dan tidak tahu harus berbuat apa. Bagaimana itu bisa baik untuknya?”

‘Itu hal yang biasa terjadi pada kiper, Anda harus menerima bahwa akan ada malam-malam seperti itu. Semua orang mengalaminya. Buffon, Neuer, Schmeichel. Mereka pernah mengalami momen-momen seperti itu. Namu setelah ini terjadi, dia akan merasa sangat tidak diterima oleh manajemen.

“Anda harus diperlakukan seperti manusia, setidaknya sedikit. Saya mengerti situasinya. Ini perlu ditangani dengan serius. Kegilaan terjadi sepanjang waktu dalam sepak bola. Itu gila, mungkin dia tidak menanganinya sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *