Veda Ega Pratama disebut sepert roket dalam debutnya di Moto3. (Foto: Dok. Honda Team Asia)
Jakarta,REDAKSI17.COM – Veda Ega Pratama mendapat sanjungan tinggi usai debut sensasionalnya di Moto3 2026. Rider asal Gunungkidul itu sampai diberi label ‘roket’.
Di Sirkuit Buriram, Thailand, akhir pekan lalu, Veda mampu finis di posisi kelima pada Moto3 Thailand. Ia tidak tampak demam panggung sebagai rookie, bahkan mampu bersaing ketat dengan para pembalap papan atas.
Penampilan impresif Veda sudah terlihat sejak sesi-sesi sebelumnya. Pembalap berusia 17 tahun itu tercatat hanya sekali terlempar dari 10 besar, yakni saat sesi latihan bebas kedua (free practice 2) Moto3 Thailand.
Veda melahap 19 lap dengan catatan waktu 32 menit 23,873 detik. Ia hanya terpaut 9,687 detik dari David Almansa yang keluar sebagai pemenang balapan.
Media Jerman, Speedweek, memberikan pujian setinggi langit untuk Veda. Ia dijuluki sebagai roket baru di kelasnya.
“Roket Moto3 Veda Pratama: Rookie Terbaik dan Pembalap Honda Tercepat!” demikian judul ulasan Speedweek.
“Di Grand Prix Thailand, bintang muda Honda kembali menunjukkan tajinya. Setelah melakukan awal yang solid, Pratama tidak hanya mampu menempel ketat barisan depan, tetapi runner-up Red Bull Rookies Cup ini juga berhasil merebut posisi ketiga pada lap keenam dan mulai mencoba memperkecil jarak dengan dua pemimpin balapan. Namun, rombongan pembalap yang meliputi Adrian Fernandez, Alvaro Carpe, Valentin Perrone, dan Brian Uriarte tidak membiarkan mereka menjauh begitu saja.”
“Setelah melakukan kesalahan kecil di sepertiga akhir balapan, peluang untuk memperebutkan posisi puncak tampak sirna. Namun, Veda Pratama bangkit kembali, menyalip Fernandez-yang tak lain adalah pemenang seri penutup musim ini-dan melintasi garis finis di posisi kelima pada debutnya, mengungguli Brian Uriarte. Catatan waktu lap tercepatnya dalam balapan tersebut (1 menit 41,334 detik) hanya terpaut 0,104 detik dari waktu terbaik pembalap Argentina, Perrone.”
“Pembalap asal Indonesia itu tidak banyak bicara setelah aksi balapnya yang sensasional. Pratama-yang mengalahkan rekan setimnya, pembalap Jepang Zen Mitani yang juga baru di kelas ini, dengan selisih hampir setengah menit dan menjadi pembalap Honda terbaik-tampak tersenyum lebar dan dengan sopan berterima kasih kepada tim atas dukungan mereka,” tulis ulasan tersebut.
Veda kini sudah ditunggu seri Moto3 berikutnya. Balapan Moto3 Brasil akan berlangsung di Autodromo Internacional de Goiania – Ayrton Senna pada 20-22 Maret 2026. Akankah Veda kembali meraih hasil gemilang di sana?





