Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Program mudik gratis angkutan Lebaran Idulfitri 2026 kembali digelar pemerintah untuk mendukung mobilitas masyarakat secara aman dan nyaman. Seremonial pemberangkatan arus balik mudik gratis dilaksanakan di Terminal Tipe A Giwangan, Kota Yogyakarta, Rabu (25/3), dengan sejumlah tujuan di wilayah Jabodetabek.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta, Kadri Renggono, yang turut melepas keberangkatan peserta arus balik mudik gratis memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan. Menurutnya, arus balik bukan sekadar perjalanan kembali ke tempat aktivitas, tetapi juga menjadi momen melanjutkan kehidupan dengan semangat baru setelah berkumpul bersama keluarga.
“Ada cerita-cerita keluarga yang kembali disambung. Ini adalah momen untuk kembali bekerja, kembali berkarya, dengan hati yang sudah diisi ulang oleh kehangatan keluarga,” ungkapnya.

Peserta arus balik mudik gratis 2026
Ia juga menekankan bahwa Terminal Giwangan bukan hanya sekadar tempat transit, melainkan ruang yang menjadi saksi berbagai kisah pertemuan dan perpisahan. “Jogja itu adalah rumah bersama. Yang datang kita sambut, yang pulang kita doakan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Kadri berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan Kota Yogyakarta meski telah kembali ke tempat aktivitas masing-masing.

Pelepasan keberangkatan bus mudik gratis 2026
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II D.I. Yogyakarta, Dody Arifianto, secara resmi memberangkatkan 12 unit bus tipe big bus dengan kapasitas masing-masing 45 penumpang. Adapun tujuan perjalanan meliputi Terminal Jatijajar Depok, Poris Plawad Tangerang, Kampung Rambutan Jakarta Timur, serta Pulogebang Cakung Jakarta Timur.
Pihaknya menyampaikan bahwa momentum arus balik memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, kembali menghadirkan program mudik gratis tidak hanya saat arus mudik, tetapi juga arus balik.
“Program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat, sekaligus mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang memiliki risiko kecelakaan relatif tinggi,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, Kementerian Perhubungan menyediakan total 401 unit bus serta 80 unit truk pengangkut sepeda motor untuk melayani berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Khusus dari Terminal Giwangan, sebanyak 400an peserta turut dalam program arus balik ini dan 19 unit sepeda motor yang ikut diangkut menuju wilayah Jabodetabek.

Keseruan peserta mudik gratis 2026
Salah satu peserta, Teguh Maulana, mengaku terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Ia bersama keluarganya yang berjumlah empat orang mengikuti arus balik menuju Jatijajar, Depok.
“Program ini sangat membantu masyarakat. Kendaraannya juga aman dan nyaman karena sudah melalui pengecekan sebelum berangkat,” ujarnya.
Ia berharap ke depan jumlah armada dapat ditambah agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program tersebut. “Kemarin daftar online tanggal 1-15 Maret tapi ternyata tanggal 6 Maret sudah habis, untungnya kami sudah berhasil daftar. Harapannya kan tahun depan kuotanya banyak jadi tidak kehabisan seperti tahun ini,” tambahnya.



