Tak Perlu Sewa Alat, 48 Kelompok Tani di Kulon Progo Terima Bantuan Alsintan Bersumber APBD dan APBN

KULON PROGO,REDAKSI17.COM – Pemkab Kulon ProgoĀ kembali menyalurkan puluhan alat mesin pertanian (Alsintan) bagi kelompok tani di Bumi Binangun.
Puluhan alsintan bantuan tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Petani kini dapat meningkat produktivitas pertanian tanpa perlu menyewa alsintan.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, pemkab berupaya mendukung program ketahanan pangan nasional, yang masuk Asta Cita Presiden
Dukungan diwujudkan melalui beragam program, paling mencolok berupa programĀ bantuan alsintan.
“Selain melaluiĀ APBD, kami rutin mengusulkan ke pusat untuk penambahan alsintan,” ucap Agung, saat ditemuiĀ Radar Jogja, Selasa (30/6/2026).
SelainĀ APBD, usulanĀ bantuan alsintanĀ turut disampaikan ke pemprov hingga pemerintah pusat. Tujuannya, agar kebutuhan alsintan di tingkat petani dapat terpenuhi.
Upaya usulan tersebut dapat dilihat dari beragamĀ bantuan alsintan di tahun 2026 ini.
Agung berharap, alsintan dapat digunakan sebaik mungkin melalui pengelolaan di tingkat kelompok tani.
Sebelum menerima bantuan, pemkab juga telah melakukan pelatihan penggunaan alsintan.
Tujuannya, agar petani dapat memanfaatkan dan meningkatkan hasil pertanian dengan alsintan.
Senada dengan Agung, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kulon Progo Trenggono Trimulyo menyampaikan, terdapat ratusan usulan permintaan bantuan yang setiap tahunnya ditampung oleh pihaknya.
Sebagian usulan telah diwujudkan dengan penyaluranĀ bantuan alsintan.
“Bantuan alsintanĀ untuk mendukung ketahanan pangan, terutama efisiensi biaya pertanian,” ungkapnya.
Total bantuan yang disalurkan di Semester 1 2026 berjumlah 48 alsintan, dan diterima 48 kelompok tani.
Terdapat tujuh jenis alsintan yang disalurkan. Diantaranya, traktor roda empat, rotavator crawler, power thresher athoose, power thresher, hand sprayer, traktor roda dua, dan thresher bermotor.
Ungkapan terima kasih diucapkan Ketua Kelompok Tani Margosari Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan Sunardi.
“Biasanya kami sewa, biayanya sehari Rp 100 ribu jadi kini tidak perlu sewa lagi,” ungkapnya.
Sunardi menjelaskan, kelompok taninya menaungi puluhan petani yang menggarap belas hektare lahan sawah.
Saat musim panen tiba, petani kesulitan mencari sewa alsintan.
Jika menemukan mesin yang dapat disewa, tarif sewanya cukup memberatkan.
Dengan bantuan itu, kini petani dapat menghemat pengeluaran. Di samping itu, kelompok tani dapat mengatur penggunaan alsintan agar adil penggunaannya di musim panen.Ā (gas)

