JAKARTA,REDAKSI17.COM – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan tambahan anggaran Rp 4 triliun untuk pendanaan riset BRIN.
Hal itu dia katakan seusai agenda pertemuan Prabowo dengan periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di halaman Istana Negara, Jakarta Pusat pada Kamis (6/8).
“Beliau memang tidak memberikan statement secara eksplisit terkait dengan soal pendanaan riset, akan tetapi beliau sudah memberikan policy akan ada tambahan empat triliun dana riset,� kata Arif.
Menurut dia, saat ini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sedang menyusun proposal dan proporsi anggaran sebesar Rp 1 triliun.
“Jadi, kami sekarang sudah menyampaikan proposal tersebut untuk tambahan Rp 1 triliun dana riset untuk menghasilkan yang tadi sudah disampaikan,� kata dia.
Adapun, BRIN terus memperkuat riset dan inovasi di bidang teknologi strategis, mulai dari teknologi nuklir hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Arif Satria menambahkan lembaganya kini tengah fokus mengembangkan teknologi-teknologi maju yang diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi Indonesia dalam dua hingga tiga dekade mendatang.







