Beranda / Daerah / Kegiatan Kampus Hendaknya Selalu Berdampak bagi Masyarakat

Kegiatan Kampus Hendaknya Selalu Berdampak bagi Masyarakat

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X mengimbau agar segala kegiatan kampus, hendaknya bisa memberikan dampak bagi masyarakat. Kampus sebagai lembaga akademi pun sudah selaiknya mampu memberikan kemaslahatan bagi lingkungannya.

Demikian disampaikan Sri Paduka saat menerima audiensi Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) beserta jajaran Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Selasa (06/10). Sri Paduka pun menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Pameran dan Penayangan Karya Seni Media Rekam Jalan Menuju Media Kreatif (JMMK) #18.

“Bagi saya yang terpenting itu ada tidak kemaslahatan untuk masyarakat dari kegiatan yang akan digelar. Karenanya saya minta tolong kepada teman-teman di ISI untuk selalu memikirkan itu dalam setiap kegiatan yang digelar,” ungkap Sri Paduka.

Dan kepada Rektor ISI, Sri Paduka juga menitipkan pesan agar ISI bisa ikut mengedukasi masyarakat DIY dalam hal apapun, termasuk bidang seni yang menjadi fokus ISI. Upaya mengedukasi ini dapat pula dilakukan dengan kegiatan peningkatan literasi masyarakat.

“Misalnya saja lewat kegiatan KKN, saya harap bisa ada upaya-upaya peningkatan literasi di tengah masyarakat. Dan mudah-mudahan segala kegiatan ISI bisa berjalan lancar,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor ISI, Prof. Dr. Irwandi mengatakan, FSMR ISI akan menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan Pameran dan Penayangan Karya Seni Media Rekam Jalan Menuju Media Kreatif (JMMK) #18. Acara yang akan dibuka pada 23 Oktober 2026 ini, akan menampilkan hasil karya seni media rekam dari mahasiswa, dosen maupun mitra kampus.

“Penyelenggaraan yang ke-18 tahun ini mengangkat tema Re;Definition, Re;Interpretation, Re;Application. Acara ini juga berkolaborasi dengan mitra perguruan tinggu nasional maupun internasional, baik di Asia, Eropa, dan Australia. Pameran ini didedikasikan kepada publik sebagai bentuk tanggung jawab terhadap eksistensi dan pengembangan ilmu bidang seni media rekam,” paparnya.

Diungkapkan Irwandi, pameran akan diselenggarakan du Pendopo Art Space Yogyakarta pada 23-29 Oktober 2026. Tahun ini juga merupakan gelaran yang untuk pertama kalinya digelar di luar kampus setelah pandemi. “Dengan diselenggarakan kembali di luar kampus ini, harapannya kegiatan rutin ini bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat,” imbuhnya.

HUMAS DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *