
GONDOMANAN,REDAKSI17.COM – Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah untuk terus mengembangkan potensi serta memperluas pemasaran produk unggulan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni memanfaatkan ruang terbuka publik sebagai tempat promosi sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat dan wisatawan.
Hal tersebut disampaikan Wawan Harmawan saat memberikan sambutan sekaligus membuka Gelar Potensi UMKM Kemantren Gondomanan Tahun 2026 dengan tema “Gondomanan Otentik” yang berlangsung di Taman Pintar Yogyakarta, Rabu (14/10).
Sebanyak 20 UMKM dari wilayah Kemantren Gondomanan turut meramaikan kegiatan tersebut dengan menghadirkan beragam produk unggulan. Produk yang ditawarkan antara lain kerajinan batik jumputan, kain ecoprint, serta aneka kuliner tradisional.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan senam bersama anak-anak PAUD, dongeng anak, pertunjukan sulap, dan line dance.
Wawan Harmawan menyampaikan, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. “Karena itu, Gelar Potensi UMKM di Kemantren Gondomanan ini jangan hanya kita lihat sebagai tempat memasarkan produk. Namun perlu dimanfaatkan sebagai sarana untuk menguji respons pasar, memperluas jejaring usaha, serta mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli maupun mitra potensial,” ungkapnya.

Dengan demikian, gelar potensi tidak hanya menghasilkan transaksi selama kegiatan berlangsung, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Ia juga mengingatkan bahwa kualitas produk menjadi salah satu kunci keberhasilan UMKM dalam menghadapi persaingan pasar. Produk yang baik perlu diperkenalkan kepada masyarakat, dibangun kepercayaan konsumennya, serta dijaga kualitasnya secara konsisten.
“Produk yang bagus perlu dikenal. Produk yang sudah dikenal perlu dipercaya. Dan produk yang dipercaya harus mampu menjaga kualitas secara konsisten. Di sinilah tantangan UMKM kita,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wawan juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta organisasi yang bergerak di bidang ekonomi.
“Untuk itu, kami mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk turut mengambil peran dalam mendukung pengembangan UMKM hingga tingkat kemantren dan kelurahan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha di setiap wilayah sehingga program yang dijalankan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Mantri Pamong Praja Kemantren Gondomanan Cahya Wijayanta menyampaikan, Gelar Potensi UMKM menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk bertemu, bertukar pengalaman, serta berbagi kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
“Pemilihan lokasi kegiatan di luar wilayah Kemantren Gondomanan merupakan salah satu upaya untuk memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM diwilayah kami. Kegiatan ini sekaligus untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta,” ungkapnya.
Selain pameran dan penjualan produk UMKM, kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan layanan cek kesehatan gratis yang difasilitasi Puskesmas Gondomanan.
Salah satu peserta, pelaku UMKM Nauris Collection, Kapti Purnwan mengaku, sangat terbantu dengan penyelenggaraan gelar potensi di ruang terbuka publik.
Menurutnya, lokasi Taman Pintar yang menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Yogyakarta memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung.
“Kami membawa sejumlah produk berbahan dan bermotif ecoprint, mulai dari kerudung, kain, kaos, hingga mug dan tumbler. Semua ini adalah produk unggulan kami,” jelasnya.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis sehingga pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih luas untuk memasarkan produk, menjangkau konsumen baru, dan meningkatkan penjualan.