Beranda / Politik / Ade Armando Sebut Gibran Ternyata Nggak Niat Jadi Wapres, Mau Dipinang Karena Disuruh Prabowo?

Ade Armando Sebut Gibran Ternyata Nggak Niat Jadi Wapres, Mau Dipinang Karena Disuruh Prabowo?

Jakarta,REDAKSI17.COM – Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua, Ade Armando, menyebut Gibran Rakabuming Raka tidak terlalu berambisi menjadi wakil presiden. Menurut Ade, justru Prabowo Subianto yang berulang kali meminta Gibran maju sebagai calon wakil presiden, dengan perantara Joko Widodo.

Pernyataan tersebut disampaikan Ade dalam program Bola Liar di Kompas TV yang tayang Jumat (23/10/2026), saat membahas polemik ijazah Gibran. Ia menilai Gibran tidak seharusnya disalahkan atas persoalan tersebut karena telah mengikuti proses pencalonan sesuai aturan yang berlaku.

Ade juga menolak narasi yang menyebut Gibran melanggar konstitusi atau aturan dasar negara diubah khusus untuk memuluskan langkahnya. Ia berpandangan bahwa Gibran telah menjalankan haknya sebagai warga negara untuk mengikuti pemilihan.

Untuk menjelaskan pandangannya, Ade menggambarkan dialog imajiner tentang proses pendidikan Gibran di luar negeri dan penggunaan ijazah sarjana sebagai persyaratan pencalonan. Ia merujuk pada ketentuan KPU yang, menurut penjelasannya, memungkinkan lulusan luar negeri tidak menunjukkan ijazah SMA selama dapat memperlihatkan ijazah S1.

“Gibran mengatakan–ini dialog ini, dialog dalam imajinasi saya ya–Gibran mengatakan, ‘Saya tidak punya ijazah SMA karena saya mengikuti proses pendidikan di mana saya mengikuti pathway menuju universitas dan kemudian saya masuk ke universitas tanpa ijazah SMA’,â€� kata Ade.

Ade kemudian menyampaikan bahwa Gibran disebut telah memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Karena itu, ia berpendapat Gibran tidak melanggar hukum dalam proses pencalonannya.

“Tidak. Kalau dalam hal itu saya percaya betul dengan–sebetulnya gini ya, Mas Gibran itu bukanlah seseorang yang kepengin banget jadi wapres,â€� ujarnya saat ditanya apakah Gibran merasa ditinggalkan karena Presiden tidak melakukan intervensi dalam polemik tersebut.

Ketika ditanya siapa yang sebenarnya menginginkan Gibran menjadi wakil presiden, Ade secara langsung menyebut nama Prabowo. Ia mengatakan permintaan itu disampaikan beberapa kali melalui Jokowi, meskipun Gibran disebut sempat menolak.

“Kan yang meminta kan Pak Prabowo. Dengan hormat saya sepenuhnya kepada semua pihak ya,� kata Ade.

Menurut Ade, berdasarkan cerita yang disampaikan orang-orang di lingkungan Prabowo, Gibran sudah empat kali diminta untuk menjadi calon wakil presiden. Saat itu, Gibran disebut lebih memilih menyelesaikan masa jabatannya sebagai Wali Kota Solo dan mungkin melanjutkan karier politik sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Namun, Ade mengatakan hasil survei saat itu terus menempatkan Gibran di posisi teratas di antara sejumlah kandidat wakil presiden, termasuk Erick Thohir. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu alasan permintaan kembali disampaikan hingga akhirnya Gibran bersedia maju.

“Karena itulah, untuk kelima kalinya ketika itu dikatakan tolonglah kalau begitu bantulah ini Pak Prabowo kata Pak Jokowi. Dan akhirnya kata Gibran, ‘Ya sudah oke’. Jadi dia tuh sebetulnya enggak kepengin-kepengin banget maju sebagai wapres.�

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *