
KULON PROGO,REDAKSI17.COM – Generasi hebat lahir dari keberanian menolak hal buruk dan kegigihan mengejar prestasi. Semangat itulah yang ditanamkan kepada para pelajar SMA Negeri 1 Lendah melalui kegiatan Tindak Lanjut (TL) Deklarasi Pelajar Anti Judi Online (Judol) dan Radikalisme, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk membentengi diri dari pengaruh negatif, menjaga kerukunan, dan mengembangkan potensi demi masa depan yang lebih baik.
Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan pesan kepada para pelajar agar senantiasa menjaga diri dari pengaruh negatif, seperti judi online, radikalisme, kekerasan, dan kenakalan remaja.
Di hadapan para siswa, Bupati mengingatkan bahwa setiap pelajar memiliki potensi dan kesempatan untuk meraih masa depan yang baik. Ia mengajak seluruh siswa untuk bangga menjadi bagian dari SMAN 1 Lendah serta memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

“Kalian adalah anak-anak hebat. Kalian memiliki kesempatan untuk menunjukkan prestasi terbaik dalam kehidupan. Karena itu, teruslah menggali potensi, minat, dan bakat untuk membanggakan orang tua, guru, serta daerah,” pesannya.
Bupati menegaskan, kehadirannya merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Kesbangpol untuk memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung dengan aman dan nyaman. Pemerintah juga ingin memastikan kebutuhan sekolah dapat teridentifikasi serta para pelajar terlindungi dari berbagai pengaruh yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka.
Menurutnya, pelajar perlu memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap judi online, radikalisme, kekerasan, maupun perilaku negatif lainnya. Sebaliknya, para siswa didorong untuk memilih kegiatan positif yang dapat mengembangkan kemampuan dan mengantarkan mereka meraih prestasi.
“Jaga kerukunan, jaga keamanan, dan terus berikan yang terbaik. Jadilah generasi yang berprestasi sekaligus memiliki budi pekerti luhur,” ajaknya.
Bupati juga memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian siswa SMAN 1 Lendah, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Ia menyebut keterlibatan siswa dalam kompetisi futsal tingkat nasional serta keikutsertaan sejumlah siswa sebagai atlet Pekan Olahraga Daerah (Porda) Kulon Progo sebagai contoh potensi yang patut terus dikembangkan.
Ia berharap semakin banyak pelajar SMAN 1 Lendah yang mampu mengukir prestasi dan membawa nama baik sekolah maupun Kabupaten Kulon Progo.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Lendah, Tri Lestari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kunjungan Bupati Kulon Progo. Menurutnya, kehadiran langsung Bupati memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa untuk terus meningkatkan prestasi.
Ia juga menilai pesan yang disampaikan Bupati mengenai bahaya judi online, radikalisme, kekerasan, dan perilaku negatif lainnya sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi program ini. Edukasi yang disampaikan secara langsung kepada anak-anak sangat bermanfaat, sehingga mereka bisa mengetahui mana yang baik dan tidak baik, serta belajar memilih dan memilah dalam pergaulan maupun aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Tri Lestari berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat kesadaran seluruh warga sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang positif, aman, dan mendukung perkembangan potensi setiap siswa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap deklarasi anti judi online dan radikalisme tidak berhenti sebagai seremonial semata, tetapi menjadi komitmen bersama yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Sebab, masa depan daerah turut dibangun dari generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga berkarakter, menjunjung kerukunan, serta mampu menentukan pilihan yang baik bagi masa depannya.
Source: media center





