Beranda / Olahraga / Semangat Juang dan Mental Kompetitif, Kunci Bibit Atlet DIY Raih Prestasi

Semangat Juang dan Mental Kompetitif, Kunci Bibit Atlet DIY Raih Prestasi

Bantul,REDAKSI17.COM – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan pentingnya semangat juang dan mental kompetitif bagi para bibit atlet muda sebagai bekal untuk meraih kemenangan dan prestasi di bidang olahraga. Menurut Sri Sultan, setiap atlet perlu memiliki motivasi dan tekad kuat untuk menang, serta tidak mudah kehilangan semangat, meskipun tengah menghadapi kekalahan. Sebab, setiap atlet perlu memiliki dorongan untuk terus berjuang dalam memberikan kemampuan terbaiknya.

“Makanya, waktu itu saya minta mereka untuk fight, berjuang semaksimal mungkin. Kalau akhirnya kalah, ya sudah. Tetapi, motivasi untuk berjuang ini harus terus tumbuh,� ungkap Sri Sultan saat ditemui usai opening ceremony Hamengku Buwono Cup by Lancar Basketball Event di Lancar Arena Yogyakarta, Bantul, Kamis (05/11).

Sri Sultan menjelaskan, semangat juang merupakan cara atlet menghadapi setiap pertandingan dengan kesungguhan dan tekad untuk meraih kemenangan. Meskipun menang dan kalah merupakan hal yang lumrah dalam olahraga, Sri Sultan menilai, setiap atlet tetap perlu memiliki tekad yang kuat untuk menang dalam menjalani setiap pertandingan.

“Karena bertanding dalam olahraga (bukan) hanya menang atau kalah, (namun) bagaimana dia bisa diberikan motivasi bahwa bertanding untuk memenangkan sesuatu pertandingan. Perlu perilaku, pola pikir dan tenaga yang fit, yang sehat, yang memang utuh untuk menghadapi pertandingan. Jangan sangat mudah capek, memang harus punya motivasi untuk menang,� tegas Sri Sultan.

Sri Sultan juga berpesan kepada para orang tua untuk dapat memberikan kebebasan dan ruang bagi anak-anak yang memilih menekuni bidang olahraga. Meski pilihan tersebut dapat berubah seiring berjalannya waktu, hal terpenting yang perlu dilakukan orang tua adalah mendukung minat dan pilihan anak saat ini.

Meski demikian, Sri Sultan mengingatkan agar orang tua tidak melupakan pendidikan sebagai tanggung jawab utama anak. Orang tua diharapkan tidak memberikan beban aktivitas yang berlebihan dan tetap memperhatikan kesehatan fisik maupun mental anak agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal. Hal ini penting mengingat anak juga memiliki berbagai aktivitas di luar sekolah, seperti mengikuti bimbingan belajar maupun kegiatan olahraga.

“Biarpun mungkin harapan bapak ibu supaya dia tidak keluar dari rumah, lebih baik berada di rumah dengan aktivitas les dan sebagainya, bagi saya tidak ada masalah, asal betul-betul dipertimbangkan si anak tetap bisa fokus untuk belajar di sekolah,� jelas Sri Sultan.

Pada kesempatan yang sama, CEO Lancar Basketball Event sekaligus Ketua Penyelenggara Hamengku Buwono Cup, Albertus Otty Diano, menyampaikan, digelarnya Hamengku Buwono Cup bertujuan untuk meningkatkan kualitas kompetisi olahraga antarpelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui penyelenggaraan yang berkelanjutan, Hamengku Buwono Cup diharapkan dapat menjadi ajang kompetisi yang memiliki identitas kuat nan prestisius.

“Hamengku Buwono Cup 2026 bukan sekadar perebutan piala atau penentuan juara. Lebih dari itu, gelaran ini merupakan simbol perhatian, kehormatan, sekaligus ruang untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai positif bagi generasi muda. Di lapangan inilah kita bersama-sama menemani mimpi dan menempa masa depan generasi penerus, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Indonesia,� ungkap Otty.

Pun, selaras dengan semangat “Aku Iso� yang digagas langsung oleh Sri Sultan, kompetisi ini juga mengajak setiap atlet muda untuk percaya pada kemampuan dan potensi diri yang dimilikinya. “Aku Iso bukan sekadar slogan, melainkan sebuah keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi, kesempatan, dan kemampuan untuk meraih impiannya. Melalui Hamengku Buwono Cup 2026, kami ingin menanamkan semangat percaya diri, keberanian untuk mencoba, pantang menyerah, serta keyakinan bahwa setiap anak memiliki kesempatan dan kemampuan untuk berprestasi,� ujar Otty.

Hamengku Buwono Cup 2026 diikuti oleh atlet-atlet tingkat SD hingga SMP dengan mempertandingkan kategori putra dan putri. Kompetisi yang telah dimulai sejak 3 November ini akan berlangsung hingga babak final dan closing ceremony pada Minggu, 15 November 2026 mendatang.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *