Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Rasa haru dan syukur menyelimuti Grha Pandawa Balai Kota Yogyakarta saat rombongan Jamaah Haji Kota Yogyakarta Kelompok Terbang (Kloter) 6 tiba kembali di tanah air, Selasa (9/6). Senyum bahagia tampak dari para jamaah yang akhirnya dapat berkumpul kembali dengan keluarga setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Salah satu jamaah haji, Mohammad Wasit (70), mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar hingga kembali ke Yogyakarta dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah atas doa Bapak Ibu sekalian, kami dapat berangkat sampai pulang dengan selamat. Semua rukun, wajib, dan sunah haji bisa kami laksanakan dengan lengkap. Mohon doanya semoga kami selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Menurut Wasit, pengalaman berhaji menjadi momen spiritual yang sangat berkesan. Ia mengaku terharu karena dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah yang selama ini diimpikan. “Yang paling berkesan tentu keharuan saat bisa melaksanakan seluruh rukun dan wajib haji. Rasanya sangat luar biasa dan sulit dilupakan,” katanya.
Terkait pelayanan selama pelaksanaan ibadah haji, Wasit memberikan apresiasi kepada para petugas yang telah mendampingi jamaah.
“Alhamdulillah pelayanannya cukup istimewa, semuanya sangat baik dan tidak ada yang mengecewakan. Kalau ada sedikit kendala mungkin antrean toilet di Mina yang memang cukup panjang, tetapi itu masih bisa dimaklumi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Yogyakarta, Irfan Zainudin, mengungkapkan bahwa seluruh jamaah Kloter 6 tiba dengan selamat. Jumlah jamaah yang tergabung dalam kloter tersebut sebanyak 359 orang, terdiri dari 156 jamaah laki-laki dan 203 jamaah perempuan, ditambah dua jamaah mutasi masuk.
“Alhamdulillah untuk Kloter 6 tidak ada jamaah yang meninggal dunia. Secara umum perjalanan dari Jeddah hingga embarkasi, debarkasi, dan sampai di Balai Kota Yogyakarta berjalan lancar sesuai dengan yang direncanakan,” jelas Irfan.
Ia menambahkan, saat proses kepulangan terdapat tiga jamaah yang memerlukan pemantauan kesehatan karena mengalami gangguan seperti asma dan hipotensi. Ketiganya sempat dirujuk menggunakan ambulan ke RSUD Wates.
“Alhamdulillah kondisi jamaah yang sempat mendapatkan penanganan kesehatan sudah terkendali dengan baik, bahkan dua orang sudah dijemput keluarganya masing-masing,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Irfan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan ibadah haji serta memohon masukan untuk peningkatan layanan ke depan.
“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelayanan. Karena itu, masukan dan saran dari jamaah maupun seluruh pemangku kepentingan akan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan haji di masa mendatang semakin baik,” katanya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan berharap nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Warga Kota Yogyakarta tentu merasa bahagia dan bersyukur atas kepulangan para jamaah. Kami berharap seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan dapat menjadi agen kebaikan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Yunianto, semangat kepedulian sosial yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi modal penting untuk memperkuat kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta.
“Kami berharap para jamaah dapat terus menebarkan manfaat dan meneladani nilai-nilai kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan begitu, pengalaman spiritual selama berhaji tidak hanya berdampak bagi diri sendiri, tetapi juga membawa manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Yogyakarta,” pungkasnya.