Teheran,REDAKSI17.COM – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa Iran telah meraih kemenangan atas Amerika Serikat (AS) dan Israel, menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata pada awal April 2026.
Dalam pesan resmi yang disiarkan melalui televisi nasional Iran, Khamenei menegaskan bahwa meskipun negaranya menghadapi tekanan militer dan kerugian selama konflik, ketahanan rakyat serta konsistensi dalam mempertahankan kedaulatan dinilai sebagai faktor utama keberhasilan tersebut.
Ia juga menyoroti peran masyarakat Iran yang selama lebih dari 40 hari disebut tetap bertahan di tengah situasi sulit, serta mengubah duka akibat konflik menjadi semangat perlawanan yang, menurutnya, menarik perhatian dunia internasional.
Selain itu, Iran menegaskan tidak mencari perang, namun tetap berkomitmen mempertahankan hak-haknya. Khamenei juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menuntut pertanggungjawaban atas kerugian yang terjadi, termasuk kompensasi bagi korban jiwa dan luka.
Dalam pernyataan yang sama, Iran turut menyinggung posisi strategis Selat Hormuz yang akan dikelola dalam fase baru, meski tanpa penjelasan rinci.
Pernyataan ini muncul di tengah dinamika geopolitik kawasan, di mana masing-masing pihak dalam konflik sebelumnya juga menyampaikan klaim keberhasilan atas hasil yang dicapai.
Sumber: The Jerusalem Post, Reuters, The Washington Post




