Home / Ekonomi dan Bisnis / UNTR Tebar Dividen Rp 5,9 T, TLDN Siapkan Ekspansi Besar 2026

UNTR Tebar Dividen Rp 5,9 T, TLDN Siapkan Ekspansi Besar 2026

Jakarta,REDAKSI17.COM – Market Overview Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (16/4) cenderung stagnan dengan penurunan tipis 0,03% ke posisi 7.621,38. Kenaikan sejumlah saham seperti SRAJ, TLKM, dan BFIN menjadi penahan pelemahan indeks, sementara tekanan datang dari BRPT, DSSA, dan BREN. Di sisi lain, pelaku pasar asing masih mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp1,01 triliun di pasar reguler dan sekitar Rp982,31 miliar di seluruh pasar.
Secara sektoral, mayoritas sektor bergerak variatif dengan lima sektor ditutup melemah. Sektor infrastruktur menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 0,60%, sedangkan sektor transportasi mencatat penguatan tertinggi sebesar 3,36%.

Dari global, bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat, dengan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq masing-masing naik tipis. Sentimen positif dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait kesepakatan gencatan senjata sementara antara Israel dan Lebanon.

Sentimen tersebut belum mendorong minat investor asing terhadap instrumen berbasis Indonesia, tercermin dari pelemahan ETF EIDO dan MSCI Indonesia sebesar 0,31%.

Berita Emiten
Teladan Prima Agro (TLDN)
TLDN menyiapkan belanja modal sekitar Rp600 miliar untuk tahun 2026. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur perkebunan dan fasilitas pengolahan, termasuk pembangunan kernel crushing plant (KCP) serta biogas power plant (BPP), sekaligus membuka peluang ekspansi anorganik.

Rincian anggaran menunjukkan alokasi Rp50–60 miliar untuk pabrik inti sawit dan Rp40–50 miliar untuk fasilitas biogas. Perseroan juga mengedepankan efisiensi serta pemanfaatan energi baru terbarukan untuk menekan beban biaya di tengah kenaikan harga input. Manajemen menargetkan pertumbuhan produksi sebesar 5%–10% serta peningkatan pendapatan dan laba sekitar 10% pada 2026.

United Tractors (UNTR)
UNTR memutuskan pembagian dividen final sebesar Rp1.096 per saham dalam RUPS yang digelar 16 April. Dengan demikian, total dividen tahun buku 2025 mencapai Rp 1.663 per saham, termasuk dividen interim Rp567.

Total nilai yang akan dibagikan mencapai sekitar Rp5,92 triliun dengan rasio sekitar 40%. Meski mencatat penurunan pendapatan menjadi Rp131,30 triliun dan laba bersih turun menjadi Rp15,17 triliun sepanjang 2025, perseroan tetap mempertahankan kebijakan pembagian dividen yang stabil. Pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei.

Rekomendasi Saham Hari Ini
SMGR – Buy 2450-2480 | TP 2530-2620 | SL 2350

SMGR
Transaksi di sini
Powered by

KEEN – Buy 890-900 | TP 920-950 | SL 850

KEEN
Transaksi di sini
Powered by

NRCA – Buy 745-760 | TP 780-800 | SL 705

NRCA
Transaksi di sini
Powered by

MSIN – Buy 940-950 | TP 1000-1030 | SL 890

MSIN
Transaksi di sini
Powered by

ASLC – Buy 82-84 | TP 86-88 | SL 78

ASLC
Transaksi di sini
Powered by

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *