
Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul secara resmi melantik Agus Wibowo sebagai Lurah Antar Waktu Kelurahan Natah, Kapanewon Nglipar, Jumat, (17/4/2026), Pelantikan yang berlangsung khidmat di Balai Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar merupakan hasil dari proses demokrasi melalui musyawarah kelurahan yang berjalan tertib sesuai peraturan perundang-undangan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Agus Wibowo dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Suyanto, yang sebelumnya telah mendedikasikan diri sebagai Penjabat Lurah Natah selama masa kekosongan jabatan.

“Jabatan lurah bukanlah sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar karena bersentuhan langsung dengan aspirasi warga.” ujae Bupati Endah.
Bupati meminta lurah yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh integritas, jujur, transparan, serta mengedepankan pelayanan cepat bagi masyarakat.
“Saya meminta Mas Agus untuk merangkul semua elemen, mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan, dan memastikan segala kebijakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” pesan Bupati saat prosesi pelantikan.
Tantangan Mengejar Ketertinggalan
Bupati secara terbuka menyoroti kondisi Kelurahan Natah yang dinilai masih tertinggal dibandingkan 143 kelurahan lainnya di Kabupaten Gunungkidul. Secara visual, beliau mencontohkan kondisi fisik bangunan di wilayah tersebut, seperti atap yang sudah memprihatinkan, sebagai indikator perlunya perbaikan segera.
Meskipun tantangan penyelenggaraan pemerintahan di Natah tergolong berat, Bupati menyatakan optimismenya. Ia mengibaratkan proses kepemimpinan seperti penempaan sebilah keris yang harus dipukul dan dibakar berkali-kali agar memunculkan “pamor” atau wibawa yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mengingat Agus Wibowo sebelumnya pernah menjabat sebagai lurah, Bupati meyakini ia memiliki kemampuan untuk menyatukan kembali masyarakat yang mungkin sempat terpecah. Masyarakat diminta memberikan dukungan aktif karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga partisipasi warga.
“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan mendorong pembangunan yang inklusif demi kemajuan Kelurahan Natah,” pungkas Bupati dalam pidatonya.



