Gondokusuman,REDAKSI17.COM-Pemerintah Kota Yogyakarta terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga nilai-nilai toleransi, saling menghormati, serta menebarkan kasih dalam kehidupan sehari-hari. Upaya ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai City of Tolerance atau kota toleransi.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Komisi Adiyuswa Gereja-gereja Kristen Jawa (GKJ) Klasis Yogyakarta Selatan yang digelar di GKJ Brayat Kinasih, Minggu (25/4/2026).
Hasto menegaskan bahwa kerukunan antar umat beragama tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Ia mengajak warga untuk terus memperkuat sikap saling menghargai perbedaan serta menjaga harmoni sosial yang telah terbangun dengan baik di Kota Yogyakarta.
“Semangat toleransi harus terus kita rawat bersama. Saling menghormati dan menebarkan kasih menjadi kunci dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Yogyakarta,” ujarnya.
Selain menekankan pentingnya toleransi, Hasto juga mengajak para anggota Komisi Adiyuswa GKJ Klasis Yogyakarta Selatan untuk turut aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. Ia mendorong agar semangat gotong royong terus ditumbuhkan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan kota.
Menurutnya, peran komunitas keagamaan sangat strategis dalam membangun nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat, pembangunan Kota Yogyakarta diharapkan dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Yogyakarta, lanjut Hasto, sangat mengapresiasi penyelenggaraan perayaan tersebut. Ia menilai gereja memiliki peran penting sebagai wadah untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan dan kedamaian di tengah masyarakat yang majemuk.
“Gereja dapat menjadi sarana tangan Tuhan dalam menciptakan dan menghidupkan sukacita serta damai sejahtera di tengah masyarakat Kota Yogyakarta yang beragam,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Media Binarwati, menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-17 Komisi Adiyuswa GKJ Klasis Yogyakarta Selatan diikuti sekitar 600 peserta. Para peserta merupakan adiyuswa yang mewakili 16 Gereja Kristen Jawa di wilayah Klasis Yogyakarta Selatan, yang tersebar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar jemaat, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat iman, kebersamaan, serta kontribusi sosial di tengah masyarakat.



