Jakarta,REDAKSI17.COM-Kota Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai kota dengan Integrasi Budaya dan Toleransi Terbaik di Indonesia tahun 2025 dari SETARA Institute.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan kepada Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono di ARTOTEL Suites Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Sebagai organisasi yang berfokus pada isu kesetaraan, pluralisme, dan hak asasi manusia, SETARA Institute secara konsisten sejak 2015 menerbitkan Indeks Kota Toleran (IKT). Indeks ini digunakan untuk menilai 94 kota di Indonesia dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi dan keberagaman.

Halili Hasan menyampaikan bahwa Kota Yogyakarta dinilai mampu membuktikan bahwa pelestarian budaya dan penguatan toleransi dapat berjalan secara beriringan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang inklusif di kota yang dikenal sebagai Kota Pendidikan dan pusat kebudayaan.

“Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa budaya bukan hanya warisan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat toleransi di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat Kota Yogyakarta yang mampu menjaga nilai-nilai tradisi di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Keberagaman pun tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai kekayaan bersama yang harus dijaga,” ungkapnya.

Salah satu indikator utama yang mendorong Kota Yogyakarta meraih penghargaan ini adalah tidak adanya konflik berbasis intoleransi sepanjang tahun 2025 atau yang disebut sebagai zero peristiwa intoleransi selama periode penilaian.

Selain itu, Pemerintah Kota Yogyakarta bersama masyarakat dinilai responsif dalam menjaga stabilitas sosial, termasuk dalam merespons potensi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan.

Sementara itu Penjabat Sekda Kota Yogyakarta, Dedi Budiono menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian yang diraih Kota Yogyakarta.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai elemen di Kota Yogyakarta.

“Penghargaan ini bukan hanya milik Pemerintah Kota Yogyakarta , tetapi milik seluruh warga Kota Yogyakarta yang selama ini terus menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Yogyakarta akan terus berkomitmen untuk memperkuat integrasi budaya dan menjaga kerukunan antarwarga melalui berbagai program yang mendorong inklusivitas.

“Kami akan terus menghadirkan ruang-ruang dialog, memperkuat komunitas, serta memastikan bahwa setiap warga merasa aman dan dihargai dalam keberagamannya,” tambahnya.