Tegalrejo,REDAKSI17.COM – Harapan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman akan terwujud di TK Among Putro, Karangwaru, Kemantren Tegalrejo. Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank BPD DIY Cabang Senopati resmi diserahterimakan sebagai penanda dimulainya proses revitalisasi sekolah yang direncanakan berlangsung selama dua bulan ke depan, Rabu (29/4).
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta, Siti Hafsah menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia berharap proses perbaikan dapat berjalan lancar sehingga nantinya anak-anak bisa belajar dalam kondisi yang lebih layak.
“Syukur yang luar biasa kepada Bank BPD Cabang Senopati yang sudah memberikan CSR-nya kepada sekolah ini, sehingga kita dapat memperbaiki plafon yang ada di sekolah ini. Mudah-mudahan dengan semakin nyamannya sekolah ini karena sudah dilakukan renovasi yang tentunya tidak akan bocor-bocor lagi, semakin nyaman anak-anak belajar dan melakukan kegiatan di ruangan,” katanya.
Siti Hafsah atau sering disapa Bunda Shasya menegaskan, Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta juga akan terus berperan aktif dalam memantau perkembangan TK Among Putro, baik dari sisi sarana prasarana maupun kualitas pembelajaran yang mengacu pada kebijakan Dinas Pendidikan.
“Kami juga akan selalu mengharapkan orang tua karena nanti ruangan ini juga akan digunakan untuk warga kampung di sekitar, mari sama-sama kita menjaga, mari sama-sama kita menjaga kebersihannya, kita menjaga lingkungannya agar terus makin dapat bermanfaat bagi masyarakat dan juga bagi anak-anak,” pungkasnya.

Bunda Shasya memberikan arahan terkait revitalisasi TK Among Putro
Sementara itu, Manajer Pemasaran Bisnis Bank BPD DIY, Fani Rintamaya, menjelaskan bahwa penyaluran CSR ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung sektor pendidikan, sekaligus sebagai investasi jangka panjang.
“Melalui CSR ini, kami berharap tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi pendidikan anak-anak. Proses revitalisasi akan segera dimulai dan kami harap hasilnya nanti dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebelum penyaluran bantuan, pihaknya telah melakukan survei bersama instansi terkait, termasuk Bappeda, untuk memastikan kebutuhan yang paling mendesak. Revitalisasi TK Among Putro dinilai layak mendapatkan prioritas karena kondisi bangunan yang membutuhkan perbaikan segera.

Serah terima CSR secara simbolis dari BPD DIY kepada TK Among Putro
Kepala TK Among Putro, Ninik Indarsih, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut difokuskan pada perbaikan plafon guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan belajar. Ia menyebut kondisi plafon yang bocor selama ini cukup mengganggu kegiatan belajar mengajar.
“Saya mengucapkan terima kasih terkait dengan rehab gedung TK Among Putro, yaitu kepada BPD DIY serta perusahaan lainnya yang turut membantu Indomarco, SGM, dan K24, serta TP PKK yang telah berjuang untuk mendapatkan bantuan ini,” ungkapnya.
Dengan jumlah siswa yang kini mencapai 39 anak, pihak sekolah juga berharap adanya dukungan lanjutan untuk peningkatan fasilitas lainnya.
“Kalau hujan, air masuk dan guru harus mengepel saat kegiatan berlangsung. Kami khawatir dengan keselamatan anak-anak. Mudah-mudahan setelah perbaikan selesai, anak-anak bisa belajar lebih aman dan nyaman,” katanya.


