Beranda / Politik / Perti Harus Menjadi Penggerak Peradaban Umat

Perti Harus Menjadi Penggerak Peradaban Umat

PADANG,REDAKSI17.COM : Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M Shadiq Pasadigoe, menegaskan bahwa Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) harus tetap kokoh sebagai penjaga akidah sekaligus penggerak peradaban umat di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Pernyataan itu disampaikan Shadiq dalam momentum Milad ke-98 Perti pada Selasa (5/5/2026). Oganisasi yang lahir dari perjuangan ulama Minangkabau, Syekh Sulaiman ar-Rasuli pada 5 Mei 1928 di Canduang, Agam, tersebut memiliki peran strategis yang tidak boleh melemah.

“Sejak berdiri, Perti telah menjadi benteng akidah, pusat pendidikan, dan penjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Perti harus tetap kokoh, menguatkan ilmu, menjaga iman, dan memimpin umat menuju peradaban yang beradab,” ujar Shadiq.

Ia menekankan bahwa perubahan sosial, globalisasi, dan tantangan ideologi saat ini menuntut Perti untuk semakin memperkuat peran pendidikan dan dakwah agar tetap relevan lintas generasi.

“Perti bukan hanya bagian dari sejarah panjang umat Islam di Minangkabau, tetapi juga merupakan energi besar untuk masa depan bangsa. Peran pendidikan (tarbiyah) dan dakwah harus terus diperkuat, termasuk mendorong terwujudnya Universitas Tarbiyah Islamiyah di Sumatra Barat sebagai pusat keilmuan yang unggul,” tambahnya.

Lebih lanjut, Shadiq mendorong konsolidasi organisasi serta peningkatan kualitas kader agar Perti mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangan para ulama.

Legislator dari Dapil Sumbar I itu juga mengajak generasi muda untuk aktif mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan gerakan pendidikan dan dakwah Perti.

“Kepada masyarakat Sumatra Barat, mari kita jaga dan dukung Perti sebagai warisan ulama dan pilar pendidikan umat. Generasi muda harus mengambil peran, memperkuat ilmu, akhlak, dan kontribusi nyata bagi bangsa,” imbaunya.

Secara khusus, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua PD Perti Sumatra Barat masa bakti 2025–2030, Buya Afrizal Moetwa, yang dinilainya memiliki kapasitas untuk memperkuat organisasi ke depan.

Milad ke-98 ini diharapkan menjadi momentum penguatan kembali peran Perti sebagai penjaga akidah dan penggerak peradaban umat, yang menjembatani warisan keilmuan klasik dengan tantangan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *