
JAKARTA,REDAKSI17.COM : Keputusan Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Maluku, Zamroni Syafiy Vanath, bergabung dengan Partai NasDem disebut bukan keputusan yang diambil secara mendadak. Ada proses panjang, komunikasi intens, hingga kesamaan pandangan politik yang akhirnya membuat Zamroni mantap berlabuh ke partai besutan Surya Paloh tersebut.
Momen bergabungnya Zamroni berlangsung di NasDem Tower, Jakarta, Selasa (5/5). Dia menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) sekaligus penyematan jaket Partai NasDem yang dilakukan langsung oleh Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim.
Dalam keterangannya, Zamroni mengaku tertarik dengan nilai dan arah perjuangan Partai NasDem yang menurutnya memiliki filosofi serta histori politik yang kuat.
“Saya pindah ke NasDem itu karena pilihan hati saya, tidak ada pandangan-pandangan yang membuat saya lari ke tempat lain. Saya ke NasDem itu karena keputusan bulat saya untuk ke NasDem,” kata Zamroni.
Menurut dia, komunikasi dengan sejumlah pengurus Partai NasDem sudah terjalin cukup lama. Dari komunikasi tersebut, Zamroni merasa memiliki kecocokan visi, terutama terkait gagasan restorasi dan pembangunan politik yang lebih terbuka.
Tak hanya datang sendiri, Zamroni juga mengisyaratkan bakal membawa sejumlah kader dan simpatisan untuk ikut bergabung dengan Partai NasDem. Langkah itu disebut sebagai bagian dari konsolidasi politik baru di Maluku, menjelang agenda politik ke depan.
“Yang perlu saya sampaikan bahwa untuk generasi muda, anak muda di Maluku, NasDem adalah pilihan tepat. Kita membangun Maluku dengan bergabung di Partai NasDem itu satu hal yang harus dan saya himbaukan kepada orang-orang saya yang ada di Maluku bergabung dengan saya di Partai NasDem. Itu saja yang saya sampaikan,” kata dia.
Masuknya Zamroni dinilai menjadi tambahan kekuatan bagi Partai NasDem di wilayah Maluku. Apalagi, Zamroni selama ini dikenal aktif membangun jaringan politik anak muda di daerah tersebut.


