Bendera Iran, Pakistan dan Amerika Serikat di atas meja. Foto/anadolu A A A
TEHERAN,REDAKSI17.COM – Satu sumber Pakistan yang terlibat dalam upaya perdamaian dikutip Reuters mengatakan Amerika Serikat (AS) dan Iran hampir mencapai kesepakatan memorandum satu halaman untuk mengakhiri perang. Kabar ini memberi angin segar di tengah gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran. Baca Juga : Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi
“Kita akan segera menyelesaikannya. Kita sudah hampir mencapai kesepakatan,” kata sumber tersebut kepada Reuters, membenarkan laporan terpisah dari Axios.
Al Jazeera memiliki beberapa detail lebih lanjut tentang laporan bahwa Iran dan AS hampir mencapai kesepakatan memorandum satu halaman untuk mengakhiri perang. Mengutip dua pejabat AS dan dua sumber lain yang diberi pengarahan tentang diskusi tersebut, Axios mengatakan kesepakatan itu, antara lain, akan melibatkan komitmen Iran untuk moratorium pengayaan nuklir, persetujuan AS untuk mencabut sanksi dan melepaskan miliaran dolar dana Iran yang dibekukan, dan kedua belah pihak mencabut pembatasan seputar transit melalui Selat Hormuz. Laporan media tersebut mengatakan AS mengharapkan tanggapan Iran dalam 48 jam ke depan.
Sementara itu, harga minyak terus menurun setelah Presiden Trump mengisyaratkan kemungkinan kesepakatan untuk mengakhiri perang melawan Iran. Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 6% menjadi sekitar USD103 per barel, sementara harga minyak AS merosot hampir 7% menjadi USD95 per barel. Kedua patokan tersebut telah turun sekitar 4% pada sesi sebelumnya. Para pedagang memantau dengan cermat situasi di Selat Hormuz, setelah Trump menghentikan sementara inisiatif “Proyek Kebebasan” untuk membantu kapal-kapal berlayar di jalur air tersebut.





