Beranda / Reportase / Sinergi Forkopimcam dan BPBD: Penanganan Darurat Longsor Tebing di Desa Cilebak

Sinergi Forkopimcam dan BPBD: Penanganan Darurat Longsor Tebing di Desa Cilebak

Main Image

KUNINGAN,REDAKSI17.COM – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Kuningan kembali mengakibatkan musibah alam berupa pergeseran tanah di jalur Desa Cilebak menuju Desa Legokherang. Longsoran yang membawa rumpun bambu ini menimbun badan jalan dengan lebar kurang lebih 4 meter, sehingga menutup akses mobilitas masyarakat secara total. Kejadian yang berlangsung pada dini hari tersebut menuntut kesiapsiagaan penuh dari jajaran Polsek Subang dalam mengoordinasikan langkah-langkah darurat di lapangan.

Setelah menerima laporan, IPTU Suhandi, S.M., selaku Kapolsek Subang segera menjalin komunikasi dengan Camat dan Danramil guna menyelaraskan langkah penanganan bencana. Kerja sama lintas sektoral ini penting untuk memastikan distribusi informasi dan sumber daya, termasuk alat berat, dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran. Fokus utama tim gabungan saat ini adalah memastikan area aman dari warga dan merencanakan teknis pembersihan material tanah yang menimbun jalan.

Masyarakat Dusun Pahing dan sekitarnya dihimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca di wilayah Subang dan Cilebak masih menunjukkan potensi curah hujan yang fluktuatif. Himbauan ini disampaikan secara persuasif oleh para petugas saat melakukan monitoring di lokasi kejadian. Kapolres Kuningan melalui jajaran humas mengingatkan bahwa keselamatan jiwa adalah prioritas utama, sehingga warga diminta mematuhi arahan petugas untuk sementara tidak melintasi jalur yang rawan.

Penyediaan tanda penutupan jalan yang jelas menjadi salah satu upaya preventif kepolisian untuk menghindari adanya kendaraan yang terjebak di jalur buntu. Petugas di lapangan secara aktif memberikan panduan arah kepada pengendara roda dua maupun roda empat agar tetap bisa melakukan aktivitas melalui jalur-jalur pedesaan yang aman. Sinergi antara Polsek Subang, Pemerintah Desa, dan masyarakat menjadi kunci kekuatan dalam menghadapi tantangan bencana alam ini secara tangguh.

Meskipun akses jalan terputus total, koordinasi yang solid antar instansi memberikan harapan besar bagi normalisasi jalur dalam waktu dekat. Rencana pengerahan alat berat (Beko) menjadi langkah krusial yang tengah dikawal ketat oleh pihak kepolisian demi memastikan efisiensi pembersihan material. Komitmen tanpa henti dari jajaran Polres Kuningan dalam mengawal penanganan bencana ini merupakan dedikasi nyata Polri dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas warga Kabupaten Kuningan setiap saat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *