Ketua DPW PPP NTB H Muzihir (dua dari kanan) bersama Sekretaris Sitti Ari (kanan) menunjukkan hasil Muscab DPC PPP Lombok Tengah (Loteng) yang digelar 13 April lalu. DPW PPP NTB optimistis SK DPC periode 2026-2031 akan segera turun dari DPP PPP.
Lombok,REDAKSI17.COM — Ketua DPW PPP NTB H Muzihir menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP di 10 kabupaten/kota telah selesai dilaksanakan.
Pihaknya optimistis Surat Keputusan (SK) tentang susunan struktur kepengurusan DPC PPP se-NTB periode 2026-2031 akan segera turun dari DPP PPP.
“SK sedang diproses. Pada intinya sudah selesai semua. Tunggu dibagikan ke semua DPC,” kata Muzihir, Selasa (12/5).
Disampaikan, setelah selesai ditandatangani oleh Ketua Umum Mardiono, SK akan langsung dibagikan ke seluruh DPC.
Pihaknya menargetkan pembagian SK paling lambat pekan depan. SK memuat struktur kepengurusan di setiap DPC. Mulai ketua, sekretaris, bendahara serta bidang-bidang. “Saya sudah cek ke Jakarta. Intinya SK DPP sedang diproses,” papar Muzihir.
Setelah itu, DPW PPP NTB siap menggelar pelantikan serentak. Gebyar pelantikan akan dilakukan secara besar-besaran dengan mengundag Ketua Umum PPP Mardiono.
Momen itu rencananya akan digelar usai Hari Raya Idul Adha atau sekitar awal Juni mendatang. “Jadi yang melantik langsung nanti Pak Ketum (Mardiono, Red),” jelasnya.
Acara pelantikan seluruh DPC, sambung Muzihir, sekaligus menjadi ajang konsolidasi para kader Partai Kakbah di Bumi Gora. Ini menandai soliditas kader dan kekuatan PPP di NTB. “Kami akan tunjukkan bahwa PPP adalah partai besar yang kokoh dan solid di NTB,” ungkapnya.
Terkait penolakan lima DPC yang mengiringi pelaksanaan muscab, Muzihir membantahnya. Menurutnya, semua dilakukan sesuai dengan mekanisme dan AD/ART partai.
Termasuk dengan menerbitkan SK Pelaksana Tugas (Plt) terhadap ketua DPC yang menolak muscab.





