Beranda / Politik / Peringati Malam 1 Suro, NasDem Gelar Wayang di Pantai Parangkusumo

Peringati Malam 1 Suro, NasDem Gelar Wayang di Pantai Parangkusumo

BANTUL,REDAKSI17.COM: Partai NasDem menggelar Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon ‘Semar Mbangun Khayangan’ oleh dalang muda Ki Bayu Aji, putra maestro pedalangan Ki Anom Suroto. Pagelaran wayang merupakan bentuk komitmen kebangsaan Partai NasDem dalam merawat tradisi budaya.

Anggota DPR RI yang juga Ketua DPW NasDem DIY, Subardi, mengatakan kegiatan itu menjadi agenda tahunan Partai NasDem di malam satu Suro. Pantai Parangkusumo dipilih karena memiliki sejarah panjang dan nilai budaya yang kuat, sekaligus menjadi simbol hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Pantai ini memiliki aspek filosofis yang sangat dihormati dalam budaya Yogyakarta. Parangkusumo bagian dari sumbu imajiner dan melambangkan harmoni kosmik antara manusia, alam, dan Sang Pencipta,” ujar Subardi di Parangkusumo Bantul, Senin (15/6/2026).

Salah satu prosesi menarik dari acara itu ialah ritual sedekah laut atau labuhan. Prosesi tersebut dilakukan dengan melarung sesajen atau hasil alam sebagai ungkapan syukur atas karunia Tuhan. Prosesi juga dirangkai dengan pembakaran patung ogoh-ogoh sebagai simbol membuang segala macam energi negatif, kesialan yang berpotensi menghambat perjalanan bangsa.

“NasDem ingin merawat tradisi budaya yang sarat makna. Tradisi ini juga menjadi momentum refleksi diri, penghambaan kita kepada tuhan, serta ritual untuk melepaskan berbagai persoalan bagi keselamatan bangsa,” tambah Mbah Bardi, sapaan akrabnya.

Selain ritual budaya, masyarakat Bantul juga disuguhi pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Semar Mbangun Khayangan. Lakon tersebut berisi pesan mendalam tentang kepemimpinan yang bijaksana, keberpihakan kepada rakyat, serta membangun kehidupan bangsa yang tertata dan harmonis.

Subardi menjelaskan, tokoh Semar dalam dunia pewayangan merupakan simbol kebijaksanaan dan ketulusan dalam mengayomi masyarakat. Nilai itulah yang diharapkan menjadi inspirasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menyatakan Malam 1 Suro atau 1 Muharam tak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Tradisi ini menjadi kekuatan dalam menjaga identitas bangsa yang harmonis.

“Tradisi yang diwariskan leluhur ini mengajarkan kita untuk memperbaiki diri. Harapannya, tahun yang baru membawa kesehatan, keberkahan, dan harmoni bagi bangsa,” ujarnya.

Selain Saan Mustopa, acara itu juga dihadiri legislator Partai NasDem, di antaranya Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya, anggota Komisi V DPR RI Fadholi, anggota Komisi III DPR RI Rudy Lallo, Pengurus DPP NasDem, Akhmad Razanie dan Jakfar Sidik, serta jajaran pengurus DPW-DPD Partai NasDem se-DIY.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *