Beranda / Politik / Kuatkan Struktur, PSI Kebut Pembentukan Pengurus Tingkat Desa

Kuatkan Struktur, PSI Kebut Pembentukan Pengurus Tingkat Desa

Ketua DPW PSI NTB Lalu Budi Suryata (dua dari kanan) memimpin Rakorwilsus di Hotel Bidari, Mataram, Minggu lalu (14/6) dengan agenda utama mempercepat pembentukan DPRt setiap desa dan kelurahan.

Lombok,REDAKSI17.COM– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTB kembali tancap gas dalam memperkuat struktur organisasi.

Partai pimpinan Kaesang Pangarep itu sedang merampungkan pembentukan pengurus hingga tingkat desa dan kelurahan atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).

Langkah ini sebagai bagian dari upaya konsolidasi internal sekaligus memperluas jangkauan partai di akar rumput. “Fokus kami saat ini adalah menuntaskan pembentukan DPRt,” kata Ketua DPW PSI NTB Lalu Budi Suryata, Jumat (19/6).

Disampaikan, penyelesaian struktur DPRt menjadi agenda utama dalam Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) di Hotel Bidari Mataram, Minggu lalu (14/6). Forum ini dihadiri jajaran DPW dan pengurus DPD PSI kabupaten/kota se-NTB. “Pembentukan DPRt ini di bawah koordinasi pengurus DPD kabupaten/kota,” ujar Budi.

Percepatan pembentukan DPRt ditarget mencapai 1.166 desa dan kelurahan se-NTB. Tersebar di delapan kabupaten dan dua kota di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Pembentukan struktur partai di tingkat paling bawah ini ditarget tuntas Agustus mendatang.

Setiap DPRt minimal terdiri dari 10 orang pengurus. Strukturnya meliputi ketua, dua wakil ketua, sekretaris dan wakil sekretaris, bendahara dan wakil bendahara, serta masing-masing satu koordinator RT, RW dan koordinator TPS.

“DPRt adalah ujung tombak partai. Mereka bertugas langsung di akar rumput untuk merekrut anggota, mengawal program kerja, hingga menjaring aspirasi masyarakat ” papar Budi.

Menurutnya, penguatan struktur hingga tingkat kelurahan dan desa ini merupakan fondasi vital untuk mencapai target besar partai. PSI NTB menetapkan target ambisius untuk Pemilu 2029. Yakni meraih kursi pimpinan di DPRD NTB serta memastikan hadirnya keterwakilan kader di DPR RI, baik dari daerah pemilihan (dapil) Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

“Tujuan kami jelas yaitu ingin menang di 2029. Struktur yang kuat di tingkat ranting adalah kunci untuk mewujudkan target tersebut,” tegasnya.

Budi optimistis keberadaan pengurus di tingkat paling bawah akan meningkatkan efektivitas komunikasi antara partai dan masyarakat. Penguatan struktur hingga tingkat desa penting untuk meningkatkan partisipasi kader dalam berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. Keberadaan pengurus di tingkat lokal juga diharapkan dapat memperkuat basis dukungan partai sekaligus memperluas rekrutmen kader baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *