Beranda / Ekonomi dan Bisnis / Emiten Afiliasi Kaesang PMMP Terlilit Utang Bank

Emiten Afiliasi Kaesang PMMP Terlilit Utang Bank

Jakarta,REDAKSI17.COM – Emiten afiliasi Kaesang Pangarep, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), mengalami masalah keuangan. Saat ini, perseroan juga diketahui memiliki utang pada sejumlah pihak, utamanya perbankan.
PMMP memiliki utang terbesar kepada PT Bank Permata Tbk dengan outstanding sebesar US$ 53,12 juta atau sekitar Rp 953,39 miliar (kurs Rp 17.948) dan fasilitas tambahan Rp 5,49 miliar. Kemudian utang kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juta tercatat tinggi dengan outstanding US$ 40,29 juta atau sekitar Rp 723,04 miliar.

Kemudian utang ke Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) sebesar US$ 30,71 juta atau sekitar Rp 551,15 miliar. Selanjutnya utang dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar US$ 22,80 juta atau sekitar Rp 409,12 miliar.

Perseroan juga memiliki utang pada PT Bank Maspion Indonesia Tbk dan PT Bank Resona Perdania masing-masing sebesar US$ 7,21 juta dan US$ 5,99 juta. Adapun saat ini, PMMP tengah mengajukan restrukturisasi utang-utamg tersebut.

“Saldo tersebut di atas di luar hutang bunga,” tulis Manajemen PMMP dikutip dari Keterbukaan Informasi, Jumat (3/7/2026).

Terkendala Modal Kerja & PHK
PMMP mengakui tengah mengalami kendala di modal kerja. Untuk menjalankan kegiatan operasional, PMMP sendiri membutuhkan modal kerja sekitar US$ 15 juta atau sekitar Rp 269,11 miliar.

Imbas keterbatasan modal tersebut, PMMP saat ini hanya mengoperasikan satu unti plant di Situbondo. Untuk memenuhi kebutuhan ekspor, perseroan terpaksa melakukan pembelian dari perusahaan lain.

“Sementara ini perseroan membeli produk jadi dari perusahaan lain dengan pembayaran dibelakang setelah hasil ekspor diterima oleh perseroan,” jelas Manajemen PMMP.

Menurunnya kapasitas produksi juga mendorong PMMP melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Sejak 2024 hingga saat ini, PMMP telah melakukan PHK sebanyak 37 orang staf, 79 orang pekerja harian, dan 82 staf resign.

Sebagai informasi, sebagian saham PMMP saat ini digenggam oleh perusahaan milik Kaesang Pangarep, yakni PT Harapan Bangsa Kita. Perusahaan tersebut tercatat menggenggam 188.240.000 atau sekitar 7,27% saham PMMP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *