Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima kunjungan jajaran pengurus Yayasan Persaudaraan Masyarakat Jogja (YPMJ) pada Selasa (14/07), membahas proses regenerasi kepengurusan YPMJ yang akan diserahkan pada generasi muda. Maka dari itu, Sri Sultan berharap regenerasi tersebut tetap menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membuat YPMJ lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan berbagai program sosial yang selama ini telah dijalankan.
“Sesuai dengan harapan dari Ngarsa Dalem, beliau ingin YPMJ beserta bantuan-bantuan sosial yang dijalankan, tetap menjadi salah satu jembatan komunikasi dengan warga, terutama masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar calon ketua YPMJ, Subekti Saputra Wijaya, usai pertemuan di Gedhong Wilis, Yogyakarta.
Bekti menuturkan, YPMJ berencana memperluas jangkauan serta mengembangkan berbagai lini program agar penyelenggaraan yayasan dapat berjalan semakin optimal. Dalam proses tersebut, arahan Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Pendiri sekaligus Dewan Kehormatan YPMJ dinilai memiliki peran penting untuk memastikan pengembangan yayasan tetap berada pada jalurnya dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat DIY.
“Jadi bentuk untuk mendapatkan dana-dana sosial ini kan macam-macam. Nanti kita bisa melakukan ekspansi, kemudian peruntukannya kepada siapa saja, itu yang ingin kita kembangkan lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua YPMJ, Antonius Simon menceritakan besarnya perhatian Sri Sultan Hamengku Buwono X terhadap para pelajar dan mahasiswa yang terdampak bencana, ketika terjadi bencana di sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya, ketika YPMJ menggalang dana untuk membantu para korban, Sri Sultan turut memberikan arahan agar pelajar dan mahasiswa asal daerah terdampak yang sedang menempuh pendidikan di DIY juga mendapatkan perhatian dan pendampingan.
“Akhirnya Ngarsa Dalem mengusulkan, para pelajar Aceh yang menjadi korban bencana itu juga perlu diopeni. Dari sanalah kita mendirikan yayasan yang berhasil merangkul 68 pengusaha. Ngarsa Dalem menjadi pencetus idenya, dan sampai sekarang yayasan tersebut masih berjalan,” ungkap Simon.
Simon menambahkan, dirinya telah memimpin YPMJ selama kurang lebih 22 tahun. Sehingga, regenerasi kepengurusan menjadi langkah penting agar yayasan dapat terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia pun berharap estafet kepemimpinan kepada generasi muda dapat membawa semangat baru dalam mengelola organisasi.
“Harapan saya ke depannya, regenerasi pengurus kepada generasi muda bisa membuat YPMJ lebih gesit dan mampu mengelolanya dengan lebih baik sesuai tuntutan zaman sekarang,” tegasnya.
Humas Pemda DIY





