Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Hari kedua gelaran Nonton Bareng (Nobar) Bola Gembira Semifinal Piala Dunia 2026 di Amphiteater Teras Malioboro, pada Kamis (16/07), berlangsung semakin meriah. Antusiasme masyarakat terlihat meningkat dibandingkan hari sebelumnya, dengan ribuan penonton memadati area untuk menyaksikan laga semifinal antara tim nasional Inggris melawan Argentina. Suasana yang biasanya tenang setelah aktivitas perdagangan di Teras Malioboro tak lagi berjalan, malam ini berubah menjadi lautan pendukung sepak bola yang bersorak bersama mengikuti jalannya pertandingan.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat seluruh area duduk hingga lantai tiga dipenuhi penonton, bahkan sebagian harus menyaksikan pertandingan dari sisi layar karena keterbatasan ruang. Meski hadir memberi dukungan untuk tim favorit masing-masing, seluruh masyarakat tetap dapat membaur tanpa sekat yang mengikat, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dalam merayakan pesta sepak bola empat tahunan tersebut.
Adapun tingginya antusiasme tersebut tidak terlepas dari kualitas pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 yang menyajikan persaingan ketat antara empat tim elit dunia. Spanyol, Prancis, Argentina, dan Inggris merupakan negara yang saat ini menempati jajaran teratas peringkat FIFA, membuat laga semifinal ini menjadi tontonan yang dinanti banyak penggemar, termasuk bagi masyarakat DIY.
Salah seorang pengunjung, Rigel Arya (23) asal Yogyakarta, mengaku memilih Teras Malioboro karena melihat antusiasme masyarakat yang selalu tinggi setiap kali kegiatan tersebut digelar. Menurutnya, suasana yang meriah membuat Teras Malioboro menjadi tempat yang tepat untuk mendukung tim nasional favoritnya.
“Ya, kalau saya mungkin karena kalau di teras Malioboro lebih rame ya, dan animo masyarakatnya juga lebih besar. Jadi lebih seru juga buat support Argentina hehe,” ujarnya.
Rigel menceritakan, sudah datang sekitar satu jam sebelum pertandingan dimulai. Namun, ia tetap dibuat terkejut karena Amphiteater Teras Malioboro sudah dipenuhi masyarakat sejak sebelum kick-off. “Iya, tadi datang belum jam 1. Ternyata udah sepenuh ini dan seramai ini. Kaget juga sih,” tuturnya.
Menurut Rigel, tidak adanya dominasi jersey dari salah satu tim nasional justru menjadi nilai lebih dalam gelaran nobar tersebut. Sehingga, masyarakat dapat menikmati pertandingan bersama tanpa sekat, meski memiliki tim favorit yang berbeda-beda.
Menyambut gelaran nobar final Piala Dunia 2026, Rigel berharap Teras Malioboro tetap menjadi lokasi penyelenggaraan. Ia juga berharap antusiasme masyarakat tetap tinggi, diiringi dengan ketertiban selama acara berlangsung.
“Ya harapannya tetap kayak begini, animonya tetap kayak gini, tempatnya bisa lebih luas lagi, lebih enak lagi. Yang paling penting, masyarakat yang ikut tetap bisa tertib aja sih mas,” tutupnya.
Humas Pemda DIY





