Teheran,REDAKSI17.COM – Salah satu media massa Iran, Hamshahri, dilaporkan merilis daftar 13 nama pemimpin dunia yang dijadikan target balas dendam pasca penyerangan militer oleh Amerika Serikat (AS) – Israel baru-baru ini.
Termasuk salah satunya adalah Donald Trump, presiden AS.
Peluncuran infografis kontroversial ini memicu berbagai reaksi, juga alarm kewaspadaan secara global.
Daftar tersebut dipublikasikan secara daring tak lama setelah Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei yang kini menjadi Pemimpin Tertinggi Iran, menyampaikan pernyataan pertamanya seusai prosesi pemakaman ayahnya.
Meski demikian, tidak ada bukti bahwa daftar tersebut merupakan dokumen resmi Pemerintah Iran atau telah disahkan oleh otoritas di Teheran.
Lantas, siapa saja daftar pemimpin yang disebut jadi target balas dendam dalam infografis tersebut?
Daftar 13 Pemimpin Dunia Jadi Target Balas Dendam Teheran
1. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu
2. Presiden AS, Donald Trump
3. Menteri Pertahanan Israel Israel Katz
4. Kepala Komando Pusat AS Brad Cooper
5. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth
6. Sekretaris Negara AS Marco Rubio
7. Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee
8. Kepala Militer Israel Eyal Zamir
9. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar
10. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni
11. Kanselir Jerman Friedrich Merz
12. Presiden Prancis Emmanuel Macron
13. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Dalam laporan The Telegraph, ketiga belas daftar nama pemimpin dunia tersebut diposisikan dalam sebuah infografis digital khusus yang menampilkan visualisasi rekayasa kecerdasan buatan (AI) di mana seluruh target mengenakan seragam penjara berwarna oranye.
Netanyahu dan Trump diposisikan paling atas secara berdampingan lengkap dengan bidikan senjata tepat di dahi mereka.
Sementara di baris kedua dan seterusnya ada jajaran pimpinan militer dan diplomatik senior Amerika dan Israel serta jajaran pimpinan pimpinan tertinggi Eropa seperti Macron hingga Keir Starmer yang diposisikan sebagai target buron.
Pernyataan Motjaba Khamenei
Infografik tersebut muncul beberapa saat setelah Motjaba Khamenei, pimpinan tertinggi Iran menyampaikan pesan usai pemakaman ayahnya.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa pembalasan merupakan kehendak rakyat Iran.
Hamshahri memuat kutipan tersebut berdampingan dengan infografik yang diunggah secara daring.
Namun, The Telegraph melaporkan bahwa Mojtaba tidak menyebut nama pihak yang dimaksud sebagai “penjahat” dalam pernyataannya. (*)





