Foto: dok. PBSI
Changzou,REDAKSI17.COM – Jonatan Christie melaju ke 16 besar China Open 2026. Keberhasilan itu dicapai usai melewati ujian angin dan karakter shuttlecock yang berbeda.
Jonatan sendiri menghadapi tunggal Jepang Yudai Okimoto dalam laga babak pertama yang bergulir Rabu (22/7/2026). Unggulan keempat itu menang rubber game 21-17, 6-21, 21-13.
“Puji Tuhan bisa keluar dari situasi yang kurang nyaman, kurang enak, karena memang lapangan di China Open ini sedikit tricky dengan kondisi angin dan shuttlecock-nya. Tadi benar-benar harus pintar berstrategi,” ujar Jonatan dalam keterangannya melalui federasi.
Bagi Jojo, Okimoto merupakan pemain ulet dan sulit dimatikan. Terbukti di gim kedua, juara All England itu tertinggal jauh karena lawannya mulai lebih sabar.
“Okimoto tipe pemain yang ulet, telaten, tidak mudah dimatikan, tipikal pemain Jepang. Tadi saat di gim kedua dia sudah mulai lebih sabar dan poin saya tertinggal jauh, saya coba menyimpan energi untuk bersiap ke gim ketiga, gim penentuan. Itu sebuah pilihan yang bijak saya rasa,” ujar pebulutangkis berusia 28 tahun ini..
Benar saja, keputusan mengorbankan gim kedua tidak sia-sia. Jonatan Christie memanfaatkannya untuk mencari feeling smash demi momentum di gim ketiga.
“Tapi di gim kedua itu juga saya sekalian cari feeling-feeling smash untuk buat momentumnya pas saat paruh terakhir gim ketiga. Dan beruntung bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Di 16 besar, Jonatan sudah ditunggu tunggal putra Singapura loh Kean Yew. Laga tersebut bakal menjadi pertemuan ke-10 bagi mereka, dengan Jonatan belum pernah terkalahkan dalam sembilan kali perjumpaan.
Tapi Jonatan tak mau lengah dan tetap waspada. Loh Kean Yew merupakan tipe pemain menyerang.
“Saya harus hati-hati dan ekstra waspada karena dengan kondisi seperti ini, pasti mainnya dia lebih masuk. Harus diantisipasi,” tegas Jonatan Christie.





