Beranda / Hikayat Seni dan Budaya / Sejarah Kerajaan Tarumanegara

Sejarah Kerajaan Tarumanegara

Sejarah Kerajaan Tarumanegara memiliki kaitan yang sangat erat dengan wilayah Karawang, Jawa Barat. Meskipun catatan sejarah berupa prasasti banyak ditemukan di sekitar Bogor dan Jakarta, bukti nyata kehidupan peradaban ini justru berpusat di Karawang lewat penemuan Kompleks Percandian Batujaya dan Situs Cibuaya.
Karawang menjadi saksi bisu bahwa pada abad ke-4 hingga ke-7 Masehi, wilayah ini adalah pusat keagamaan dan permukiman penting peninggalan Kerajaan Tarumanegara.
Pusat Arkeologi Tertua di Pulau Jawa
Kompleks Percandian Batujaya yang membentang di Kecamatan Batujaya dan Pakisjaya diperkirakan mulai dibangun pada abad ke-5 Masehi, bertepatan dengan masa kejayaan Raja Purnawarman. Usia ini menjadikannya sebagai candi tertua di Nusantara yang pernah ditemukan, jauh lebih tua dibandingkan Candi Borobudur maupun Prambanan di Jawa Tengah yang baru dibangun berabad-abad setelahnya.
Penemuan di kawasan Karawang ini mengungkap beberapa fakta krusial tentang peradaban Kerajaan Tarumanegara:
Toleransi Beragama yang Tinggi: Tarumanegara dikenal secara historis sebagai kerajaan bercorak Hindu beraliran Wisnu (terbukti dari penemuan arca Wisnu di Cibuaya, Karawang). Namun, struktur candi-candi di Batujaya justru diperuntukkan bagi ibadah umat Buddha. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Tarumanegara masa itu hidup berdampingan dengan damai antara penganut Hindu dan Buddha.
Teknologi Bangunan Bata Merah: Berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah yang terbuat dari bongkahan batu andesit, candi di Karawang dibangun dari tumpukan bata merah berukuran besar.
BATIQA Hotels
Masa Transisi Kebudayaan: Ekskavasi di sekitar candi menemukan kerangka manusia purba dan bekal kubur (seperti gerabah dan perhiasan) peninggalan prasejarah dari abad ke-1 hingga ke-3 Masehi. Ini menunjukkan bahwa sebelum Tarumanegara membangun struktur candi, wilayah Karawang sudah menjadi pusat permukiman padat sejak zaman prasejarah.
Profil Candi Utama di Karawang
Saat ini, struktur-struktur purba tersebut bisa ditemukan berdiri di tengah hamparan persawahan warga. Berikut adalah candi dan situs paling terkenal dari era Tarumanegara di Karawang:
Nama Bangunan, Karakteristik Utama dan Fakta Unik
Candi Jiwa : Bangunan bata merah persegi (19×19 meter) setinggi 1 meter, tanpa tangga atau pintu masuk.
– Bagian atasnya berbentuk seperti bunga teratai, diperkirakan sebagai fondasi menaruh stupa Buddha.
Candi Blandongan : Candi yang ukurannya lebih luas dan memiliki tangga di keempat sisinya.
– Menjadi pusat aktivitas atau ritual keagamaan Buddha secara massal pada masanya.
Situs Cibuaya : Menjadi lokasi penemuan Arca Wisnu (Cibuaya I dan II).
– Bukti paling konkret kehadiran komunitas Hindu di Karawang pada masa Tarumanegara.
Jika prasasti di wilayah Bogor bercerita tentang kehebatan para raja Tarumanegara, peninggalan di Karawang justru memperlihatkan gambaran utuh tentang kecanggihan arsitektur dan kehidupan spiritual masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *