Jakarta,REDAKSI17.COM – Perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 segera memasuki paruh musim kedua yang berpotensi semakin sengit. Setelah 11 seri berlangsung, belum ada satu pun pebalap yang mampu mendominasi klasemen, dengan lima rider teratas hanya dipisahkan selisih 24 poin. Angka itu menjadi rekor persaingan terketat pada era modern setelah 11 Grand Prix digelar.
Separuh musim telah terlewati, tetapi persaingan justru makin terbuka. Delapan pebalap teratas di klasemen bahkan hanya terpaut 65 poin, sehingga satu kemenangan Grand Prix berpotensi mengubah peta perebutan gelar secara drastis.
Jorge Martin masih memimpin klasemen sementara berkat konsistensinya sepanjang musim. Namun, keunggulannya belum aman karena Ai Ogura terus membayangi dengan selisih hanya 14 poin.
Di belakang keduanya, Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Pedro Acosta juga masih berada dalam jangkauan. Dengan selisih yang sangat tipis, peluang kelima pebalap tersebut untuk menjadi juara dunia masih sama-sama terbuka.
Salah satu sorotan terbesar musim ini datang dari Marc Marquez. Pebalap Ducati itu sempat kehilangan banyak poin setelah absen di MotoGP Prancis dan Catalunya karena menjalani operasi cedera kaki serta gangguan saraf di bahu kanannya.
Namun sejak kembali membalap di Mugello, Marquez tampil impresif. Dari total 185 poin yang tersedia sejak comeback, ia mengoleksi 133 poin, menjadikannya pebalap dengan perolehan poin terbanyak pada periode tersebut.
MotoGP 2026 juga memperlihatkan bagaimana dominasi pabrikan nyaris tak terlihat. Aprilia sempat membuka musim dengan sangat meyakinkan melalui Marco Bezzecchi, tetapi kehilangan momentum setelah serangkaian insiden membuat pebalap Italia itu gagal meraih poin dalam empat balapan utama secara beruntun. Kondisi itu membuka kembali persaingan di papan atas.
Konsistensi kembali menjadi faktor penentu dalam era Sprint Race. Pebalap tak cukup hanya tampil cepat pada balapan utama, tetapi juga harus rutin mengumpulkan poin di Sprint karena setiap akhir pekan kini menyediakan poin lebih banyak dibanding era sebelumnya.
Dalam catatan Motosan, situasi ini mengingatkan pada MotoGP 2024 ketika Francesco Bagnaia memenangi lebih banyak balapan Grand Prix, tetapi gagal menjadi juara dunia karena kalah konsisten dibanding Jorge Martin sepanjang musim.
Dengan 11 seri tersisa, belum ada pebalap yang benar-benar mampu menciptakan jarak aman. Selisih 24 poin di antara lima besar membuat perebutan gelar MotoGP 2026 diprediksi berlangsung hingga seri-seri terakhir musim ini.
Klasemen MotoGP 2026
Pos Rider Tim Poin Seliisih
1 Jorge Martin Aprilia Racing (RS-GP26) 208
2 Ai Ogura Trackhouse Aprilia (RS-GP26) 194 (-14)
3 Marc Marquez Ducati Lenovo (GP26) 190 (-18)
4 Marco Bezzecchi Aprilia Racing (RS-GP26) 186 (-22)
5 Fabio di Giannantonio Pertamina VR46 Ducati (GP26) 184 (-24)
6 Raul Fernandez Trackhouse Aprilia (RS-GP26) 159 (-49)
7 Pedro Acosta Red Bull KTM (RC16) 148 (-60)
8 Francesco Bagnaia Ducati Lenovo (GP26) 143 (-65)
9 Alex Marquez BK8 Gresini Ducati (GP26) 87 (-121)
10 Luca Marini Honda HRC Castrol (RC213V) 79 (-129)
11 Fermin Aldeguer BK8 Gresini Ducati (GP25) 76 (-132)
12 Enea Bastianini Red Bull KTM Tech3 (RC16) 76 (-132)
13 Brad Binder Red Bull KTM (RC16) 64 (-144)
14 Fabio Quartararo Monster Yamaha (YZR-M1) 55 (-153)
15 Diogo Moreira Pro Honda LCR (RC213V)* 48 (-160)
16 Franco Morbidelli Pertamina VR46 Ducati (GP25) 46 (-162)
17 Johann Zarco Castrol Honda LCR (RC213V) 34 (-174)
18 Joan Mir Honda HRC Castrol (RC213V) 26 (-182)
19 Alex Rins Monster Yamaha (YZR-M1) 21 (-187)
20 Jack Miller Pramac Yamaha (YZR-M1) 19 (-189)
21 Toprak Razgatlioglu Pramac Yamaha (YZR-M1)* 12 (-196)
22 Maverick ViƱales Red Bull KTM Tech3 (RC16) 10 (-198)
23 Iker Lecuona BK8 Gresini Ducati (GP26) 9 (-199)
24 Augusto Fernandez Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 5 (-203)





