Beranda / Politik / 4 Tanda-tanda Hubungan Jokowi-Prabowo Tidak Hanya Retak Tapi Mulai ‘Terbelah’

4 Tanda-tanda Hubungan Jokowi-Prabowo Tidak Hanya Retak Tapi Mulai ‘Terbelah’

Jakarta,REDAKSI17.COM – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi, terus melanjutkan safari politiknya memperkenalkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Jika bulan lalu, Jokowi melakukan safari politik di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung.
Kali ini, Jokowi melakukan safari politik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bahkan, Sabtu (1/8/2026), Jokowi menerima gelar kehormatan Sesepuh Raja-Raja Timor dalam sebuah karnaval budaya yang berlangsung di Kelurahan Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), Kota Kupang, NTT, yang dihadiri ribuan orang.
Mengapa Jokowi melakukan safari politik? Adakah agenda politik itu membenarkan dugaan publik bahwa hubungannya secara politik dengan Presiden Prabowo mulai retak?
Mengingat selama ini, Jokowi disebut memiliki andil ‘memenangkan’ Prabowo di Pilpres 2024 berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka yang notabene putra bungsu Jokowi.
Pengamat Politik, Ray Rangkuti, menilai sekarang terlihat ada tanda-tanda hubungan politik Jokowi dan Prabowo mulai merenggang.
“Bahkan sudah berlipat-lipat tanda merenggangnya. Dan makin kentara atau terbuka,” ujar dia ketika dikonfirmasi pagi ini.
Lalu apa saja tanda-tanda itu?
Tempat duduk Wapres Gibran
Salah satunya, menurut Ray, yang nampak terlihat kasat mata adalah saat menempatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak duduk sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 20 Juli 2026.
Kursi Gibran bergeser dan berada di jajaran depan para menteri koordinator, tidak berdampingan di samping Presiden seperti sidang sebelumnya.
Seperti diketahui Gibran adalah anak bungsu Jokowi.
Penulis: Hasanudin Aco

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *