Beranda / Reportase / Perkuat Benteng Keluarga, Polisi Edukasi Emak-Emak PKK Magelang soal Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Perkuat Benteng Keluarga, Polisi Edukasi Emak-Emak PKK Magelang soal Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

NextUI hero Image

Magelang,REDAKSI17.COM— Peran keluarga, khususnya ibu, kembali ditegaskan sebagai benteng pertahanan pertama dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyimpangan sosial. Kesadaran inilah yang mendasari digelarnya kegiatan pembinaan bagi para kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Ambarketawang, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, pada Jumat (7/8/2026).

Turun langsung ke tengah masyarakat, Pejabat Sementara (Ps.) Kanit Bintibsos, Iptu Zaenal Arifin, memberikan pemaparan mendalam terkait dua isu krusial yang kian meresahkan: bahaya penyalahgunaan narkoba dan tren kenakalan remaja.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif ini menyoroti pergeseran ancaman narkotika yang kini tak lagi eksklusif mengincar kawasan perkotaan, melainkan telah merangsek masuk ke area pedesaan.

Dalam arahannya, Iptu Zaenal Arifin mengajak para kader PKK untuk meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap perubahan perilaku pada anak-anak mereka.

“Ibu-ibu adalah sosok terdekat bagi anak. Kepekaan seorang ibu dalam melihat perubahan drastis pada sikap, emosi, maupun pergaulan anak bisa menjadi langkah deteksi dini yang menyelamatkan masa depan mereka dari jerat narkoba maupun tindakan kriminal,” ungkap Iptu Zaenal di hadapan puluhan kader PKK yang hadir.

Menjadikan PKK Agen Perubahan di Akar Rumput
Selain membedah jenis-jenis modus peredaran narkoba gaya baru yang kerap menyasar remaja, pembinaan ini juga membekali para ibu dengan strategi komunikasi yang efektif. Harapannya, orang tua tidak hanya bertindak sebagai pengawas, tetapi juga sebagai teman diskusi yang nyaman bagi anak, sehingga remaja tidak mencari pelarian ke hal-hal negatif saat menghadapi masalah.

Lebih jauh, Iptu Zaenal berharap para kader PKK Desa Ambarketawang tidak sekadar menyerap ilmu untuk diri sendiri. Mereka didorong untuk menjadi “agen perubahan” alias perpanjangan tangan kepolisian dalam menyebarluaskan pesan-pesan pencegahan ini ke tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).

Langkah proaktif kepolisian melalui pembinaan langsung ke basis emak-emak ini dinilai sebagai strategi yang efektif. Dengan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat di akar rumput, Desa Ambarketawang diharapkan dapat menjadi desa percontohan yang tangguh, bersih dari narkoba, serta mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang remaja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *