Beranda / Politik / Ketua DPD Golkar Jabar, Daniel Mutaqien: Perjalanan Hidup Bahlil Layak Diteladani Seluruh Kader Partai

Ketua DPD Golkar Jabar, Daniel Mutaqien: Perjalanan Hidup Bahlil Layak Diteladani Seluruh Kader Partai

 
  

DPD Golkar Jawa Barat saat menggelar acara Syukuran dan Santunan Anak Yatim dalam Rangka HUT ke-50 Bahlil Lahadalia di Bandung, (7/8).

Bandung,REDAKSI17.COM— Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin menilai  perjalanan hidup Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bahlil Lahadalia layak menjadi teladan bagi kader partai, khususnya yang berasal dari daerah. Hal itu disampaikan Daniel dalam sambutannya yang diwakili Wakil Ketua Koordinator Bidang Komunikasi dan Hubungan Antarlembaga pada acara syukuran dan santunan anak yatim yang digelar dalam rangka ulang tahun ke-50 Bahlil, di Aula DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang Nomor 2, Bandung, Jumat (7/8/26).

Dalam sambutannya, Daniel mengingatkan bahwa usia 50 tahun kerap disimbolkan sebagai usia yang matang dan penuh hikmah. Menurut dia, banyak pelajaran yang bisa dipetik dari perjalanan hidup Bahlil, mulai dari masa kecilnya di Ternate sebagai anak penjual kue, sopir angkutan kota, hingga kondektur.

Daniel memaparkan, dari titik itu Bahlil kemudian merintis karier organisasi hingga menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), sebelum akhirnya dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di pemerintahan, yakni sebagai Menteri Investasi dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kini, Bahlil menjabat Ketua Umum DPP Partai Golkar.

“Kesuksesan itu, kalau kita mengaca kepada Ketua Umum, adalah milik kita bersama. Sama seperti orang Pangandaran, orang Ciamis, orang Kota Bandung, dan orang-orang di daerah lainnya. Semua memiliki kesempatan yang sama, tidak ada perbedaan,” ujar Daniel menirukan pesan yang ingin disampaikannya kepada kader di daerah.

Ia menegaskan, kesuksesan Bahlil tidak diperoleh melalui warisan jabatan orangtua maupun kekayaan, melainkan dari kerja keras. Menurut Daniel, hal itu juga menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Partai Golkar yang pada masa lalu identik dipimpin oleh tokoh-tokoh nasional yang telah memiliki posisi mapan di pemerintahan.

Selain kerja keras, Daniel juga menyoroti sikap sederhana dan kedekatan Bahlil dengan masyarakat yang menurutnya tetap terjaga meski telah menduduki jabatan tinggi. Ia mencontohkan, saat pulang ke kampung halaman, Bahlil masih menyempatkan diri berbaur dengan sopir angkot dan kondektur, serta menyapa para pedagang dan pembeli ketika berkunjung ke pasar.

“Konsistensi beliau dalam menjaga silaturahmi dan persahabatan dengan sesama, sejak kecil hingga saat ini, menjadi bentuk jaringan yang membuat semuanya saling mendukung,” kata Daniel.

Di akhir sambutannya, Daniel mengajak seluruh yang hadir mendoakan kesehatan dan kelancaran tugas Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Ia juga berharap kegiatan santunan anak yatim piatu tersebut dapat menjadi wujud kepedulian yang membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Dalam kegiatan tersebut, DPD Partai Golkar Jawa Barat memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu yang berasal dari sejumlah panti asuhan di Kota Bandung. Jumlah 50 anak yatim piatu itu merujuk pada usia ke-50 Bahlil Lahadalia yang tengah diperingati melalui rangkaian acara tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *