Beranda / Daerah / Antusiasme Tinggi, Ratusan Pemohon Manfaatkan Eazy Passport

Antusiasme Tinggi, Ratusan Pemohon Manfaatkan Eazy Passport

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Lebih dari seratus ASN Pemda DIY bersama keluarganya mengajukan layanan paspor melalui Eazy Passport yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Sabtu (22/08). Jumlah permohonan yang masuk cukup tinggi hingga pendaftaran layanan tersebut harus dibatasi.

Layanan ini menjadi bagian dari kolaborasi Pemda DIY dengan jajaran Imigrasi untuk memberikan kemudahan pelayanan paspor secara kolektif. Pemohon dapat mengurus paspor baru maupun penggantian paspor sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa harus datang sendiri-sendiri ke kantor Imigrasi.

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti menyambut baik pelaksanaan Eazy Passport tersebut. Menurutnya, layanan yang dihadirkan di lingkungan Pemda DIY memberikan kemudahan bagi ASN dan keluarganya sekaligus menjadi bentuk kolaborasi dalam mendekatkan pelayanan keimigrasian.

“Kita bersyukur bahwa masyarakat DIY, khususnya ASN, diberikan kemudahan untuk mengurus paspor, baik paspor baru maupun perpanjangan paspor,” kata Ni Made.

Ia mengatakan, tingginya jumlah pemohon menunjukkan antusiasme ASN dan keluarga terhadap layanan yang diberikan. Bahkan, jumlah permohonan yang masuk cukup banyak sehingga penerimaan pendaftaran perlu dibatasi.

“Ini adalah salah satu bagian dari kolaborasi kita. Pihak Imigrasi juga memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Alhamdulillah, animo kita semua, khususnya ASN, luar biasa. Sampai kemudian diberi batasan waktu karena permohonannya cukup banyak,” ujarnya.

Eazy Passport merupakan layanan keimigrasian dengan konsep jemput bola. Melalui layanan ini, petugas Imigrasi mendatangi lokasi kelompok atau instansi pemohon untuk memberikan pelayanan paspor secara kolektif. Dengan mekanisme tersebut, pemohon dalam kelompok yang telah mengajukan layanan tidak perlu datang satu per satu ke kantor Imigrasi.

Pengajuan Eazy Passport dilakukan secara kolektif oleh instansi, komunitas, organisasi, maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan layanan paspor. Pihak yang mengajukan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi untuk menyampaikan kebutuhan pelayanan, jumlah pemohon, serta menentukan waktu dan lokasi pelaksanaan.

Setelah jadwal pelayanan ditetapkan, pemohon menyiapkan dokumen persyaratan untuk diverifikasi petugas. Pada hari pelaksanaan, tahapan pelayanan dilakukan langsung di lokasi, mulai dari input data, pengambilan foto dan data biometrik, hingga wawancara. Setelah seluruh proses selesai, pemohon melakukan pembayaran biaya penerbitan paspor sesuai jenis paspor yang dipilih.

Untuk pemohon dewasa, dokumen yang perlu disiapkan antara lain KTP, Kartu Keluarga, serta dokumen yang memuat data kelahiran atau perkawinan, seperti akta kelahiran, buku nikah atau akta perkawinan, maupun ijazah. Pemohon yang melakukan penggantian paspor juga perlu membawa paspor lama.

Eazy Passport dapat digunakan untuk pembuatan paspor baru serta penggantian paspor karena habis masa berlaku atau halaman paspor penuh. Sementara itu, penggantian paspor karena hilang atau rusak tidak termasuk dalam layanan tersebut dan dilakukan melalui mekanisme pelayanan di kantor Imigrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan Eazy Passport di Gedhong Pracimasana turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta, Yuni Santi Nurani. Kehadiran petugas Imigrasi secara langsung di lingkungan Pemda DIY memungkinkan seluruh tahapan pelayanan bagi kelompok pemohon dilakukan secara kolektif di satu lokasi.

Bagi Pemda DIY, kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan kelompok masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi keimigrasian. Tingginya animo pada pelaksanaan kali ini juga menjadi catatan positif bagi keberlanjutan kerja sama antara Pemda DIY dan jajaran Imigrasi.

Ni Made berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan Eazy Passport kali ini. Ia berharap layanan serupa dapat kembali dihadirkan pada kesempatan berikutnya.

“Semoga ini tidak cukup sekali. Mudah-mudahan nanti di lain waktu kita juga bisa berkolaborasi bersama antara Pemda DIY dengan Imigrasi,” tutupnya.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *