VLADIVOSTOK,REDAKSI17.COM- Presiden Prabowo Subianto mendorong dibukanya jalur penerbangan dan pelayaran lansung antara Indonesia dan Rusia. Prabowo menyatakan jalur ini dibutuhkan untuk memperkuat konektivitas kedua negara.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11 di Universitas Federal Timur Jauh (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).
Prabowo menilai jalur pelayaran langsung akan menguntungkan kepentingan pengiriman kargo kedua negara. Sedangkan penerbangan langsung akan meningkatkan jumlah wisatawan.
“Penerbangan langsung akan membawa wisatawan Rusia ke Indonesia dan wisatawan Indonesia bisa menikmati keindahan Timur Jauh Rusia,” kata Prabowo dalam pidato yang disiarkan Sekretariat Presiden RI, Kamis (3/9).
“Kapal mengangkut barang-barang. Pesawat menggerakkan persahabatan. Yang Mulia (Vladimir Putin), kerja sama kita pada masa depan bisa lebih besar dari sekadar perdagangan barang.”
Prabowo menilai kerja sama ekonomi Indonesia dan Rusia bisa ditingkatkan hingga mencakup ketahanan pangan, energi, industrialisasi, antariksa, pendidikan, hingga transportasi.
Prabowo juga mengundang perusahaan-perusahaan Rusia untuk menjadikan Indonesia sebagai “pintu masuk” ke pasar ASEAN.
Lebih lanjut, Prabowo meminta Rusia dan negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia (EUEA) untuk mempercepat ratifikasi perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia.
Untuk kerja sama investasi, Prabowo juga menyebut BPI Danantara dapat menjembatani kerja sama modal antara Indonesia dan Rusia bersama Russian Direct Investment Fund (RDIF).
“Mari bangun jalur pengapalan langsung. Mari buka penerbangan langsung. Mari memastikan perjanjian perdagangan bebas kita efektif sejak hari pertama,” kata Prabowo.





