Beranda / Politik / Habib Rizieq: Organisasi Preman Sombong Banget, Mentang-mentang Merasa Dekat dengan Prabowo

Habib Rizieq: Organisasi Preman Sombong Banget, Mentang-mentang Merasa Dekat dengan Prabowo

Jakarta,REDAKSI17.COMHabib Rizieq Shihab melontarkan kritik keras terhadap organisasi masyarakat yang menurutnya merasa memiliki kekuatan karena dekat dengan Presiden Prabowo Subianto.Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu menilai kedekatan dengan kepala negara tidak seharusnya membuat sebuah organisasi bertindak seolah-olah kebal terhadap aturan.

“Organisasi preman sombong banget. Mentang-mentang merasa deket dengan presiden,” ujar Rizieq, dikutip Jumat (4/9/2026).

Rizieq menilai sikap merasa kuat karena memiliki akses atau kedekatan dengan penguasa justru dapat menimbulkan masalah di tengah masyarakat. Menurut dia, hubungan baik dengan pemerintah bukan alasan bagi organisasi untuk menunjukkan kekuatan di jalanan.

Ia kemudian membandingkan kelompok yang dikritiknya dengan dua organisasi agama besar, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Menurut Rizieq, keduanya juga memiliki hubungan dengan presiden, tetapi tidak menjadikan kedekatan tersebut sebagai alasan untuk bertindak arogan.

“NU juga deket dengan presiden. Tapi gak ada mereka sombong begitu, saudara. Muhammadiyah juga deket dengan presiden. Gak ada mereka sombong begitu, saudara,” cetusnya.

“Banyak pihak yang deket dengan presiden, gak ada sok jago di jalanan,” timpal Rizieq.

Bagi Rizieq, keberadaan ormas seharusnya diukur dari manfaatnya bagi masyarakat. Ia menyerukan agar umat Islam tidak membiarkan organisasi yang melakukan tindakan mengganggu ketertiban atau merugikan warga.

“Organisasi preman jangan dibiarkan. Jangan dibiarkan mereka masuk ke kampung, mengganggu orang, malakin orang di pasar, saudara. Jangan,” ujarnya.

Rizieq juga meminta agar ormas yang terbukti membuat masyarakat resah dibubarkan. Ia mengaku telah menyampaikan pesan kepada Presiden Prabowo mengenai persoalan tersebut.

“Saya sudah sampaikan di Jakarta. Saya sudah kirimkan pesan kepada Presiden. Semua ormas preman yang bikin susah masyarakat, yang mengganggu masyarakat. Bubarkan,” tukasnya.

Rizieq menekankan bahwa kedekatan politik dengan presiden semestinya tidak mengubah prinsip penegakan hukum. Menurutnya, siapa pun yang melakukan tindakan merugikan masyarakat tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui mekanisme hukum.

Ia bahkan menyatakan rasa syukurnya ketika menyebut sebuah markas kelompok yang disebutnya sebagai “markas besar preman” terbakar di Jakarta.

“Gak boleh, yang begini dibiarkan, gak boleh, saudara, makanya saya bersyukur semalam markas besar preman ini terbakar di Jakarta, saudara. Alhamdulillah,” tegasnya.

Meski tak menyebutkan nama, diketahui kebakaran dikabarkan terjadi di Kantor Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya pada Senin (31/8/2026). Api disebut mulai terlihat sekitar pukul 02.30 WIB. Ia kemudian membesar hingga membutuhkan penanganan petugas pemadam kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *