Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar apel besar dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tahun 2026 di Alun-alun Wonosari, pada Rabu (9/9/2026). Momentum tahunan ini menjadi ajang apresiasi bagi insan olahraga sekaligus peluncuran program strategis menuju prestasi tingkat provinsi.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul selaku Pembina Apel dan dihadiri oleh jajaran Wakil Bupati, Forkopimda, pimpinan BUMN/BUMD, serta pengurus organisasi olahraga seperti KONI, KORMI, NPCI, dan Perwosi.
Dalam rangkaian apel tersebut, Pemerintah Kabupaten memberikan penghargaan kepada para pelatih dan atlet yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. Beberapa penerima penghargaan di antaranya adalah:
Andri Yulianto: Pelatih cabang olahraga menembak yang sukses membawa atletnya meraih medali emas dan perak pada kejuaraan 48th Seasa Championship di Taouyan-Taipei.
Tupar: Pelatih Cabor atletik yang berhasil meraih medali Emas dan memecahkan rekor nasional jalan cepat putra dan putri U-18.
Afik Oktafian: Atlet Cabor Atletik, Peraih medali perunggu sekaligus memecahkan rekor nasional Jalan Cepat pada Kejuaraan Athletics Indonesia Open 2026 di Jakarta.
Nabila Mahdiya Eka: Atlet Cabor Atletik jalan cepat, Peraih medali emas sekaligus memecahkan rekor nasional pada kejuaraan Athletics Indonesia Open 2026 di Jakarta.
Gallant Muhammad Raya: Peraih medali emas pada 3 Asian Hapkido Championship di Hong Kong.
Yuda Wahyu Surya Pratama: Atlet bola voli yang memperkuat Timnas Indonesia U-18 di kejuaraan Asian Volleyball Conferedation Avc Boy’s U-18 Volleyball Championsip 2026 di Haikou-Cina.
Selain penghargaan atlet, diberikan pula bantuan sarana dan prasarana olahraga kepada sejumlah wilayah, seperti sarpras sepak bola untuk Kalurahan Selang dan Kalurahan Gari, serta sarpras tenis meja untuk Kalurahan Logandeng.
Peringatan Haornas tahun ini mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”. Dalam amanatnya, Bupati Gunungkidul menekankan pentingnya mengubah budaya olahraga dari sekadar tontonan menjadi kebutuhan hidup harian.
“Olahraga adalah investasi terbesar kita untuk membangun manusia Gunungkidul yang utuh. Kita sedang menempa disiplin, karakter yang tangguh, sportif, dan daya juang yang tidak kenal menyerah,” tegas Bupati dalam pidatonya.

Beliau juga mengutip pesan Bung Karno mengenai pentingnya bangsa yang memiliki “otot kawat balung wesi” dengan jiwa yang kuat demi kejayaan daerah. Sebagai langkah nyata, Bupati menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat kelurahan untuk menyediakan ruang publik dan fasilitas olahraga yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Momen Haornas ke-43 ini juga menandai peluncuran Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkap) KONI dan NPCI Gunungkidul. Program ini merupakan langkah awal persiapan intensif menghadapi ajang Porda dan Peparda DIY 2027. Bupati menyatakan rasa bangganya melihat semangat para atlet dan pelatih yang tetap gigih mencetak prestasi emas di tengah berbagai keterbatasan.
Apel ditutup dengan sesi foto bersama antara pejabat daerah dengan para penerima penghargaan sebagai simbol soliditas insan olahraga di Bumi Handayani.


