Beranda / Nasional Dan Internasional / Prajurit AS Akui Pangkalan Militer Hancur Dihantam Iran: Wajah Kami seperti Ditampar

Prajurit AS Akui Pangkalan Militer Hancur Dihantam Iran: Wajah Kami seperti Ditampar

 

WASHINGTON,REDAKSI17.COM – Personel militer Amerika Serikat (AS) mengungkap kondisi sejumlah pangkalan militernya di Timur Tengah setelah dihantam serangan rudal dan drone Iran. Mereka menggambarkan kerusakan yang terjadi jauh lebih besar daripada yang selama ini diketahui publik.

Seorang personel militer AS mengatakan kepada CBS News bahwa kerusakan tersebut merupakan dampak besar terhadap pangkalan-pangkalan AS yang belum disampaikan kepada masyarakat Amerika.

“Ini adalah kerusakan besar terhadap pangkalan kami yang belum disampaikan ke publik AS,” kata personel tersebut, seperti dikutip CBS News.

Dia menggambarkan kondisi pasukan AS saat serangan terjadi dengan perumpamaan keras.

“Kami (seperti) berdiri di sana dengan mata tertutup dan mendapat tamparan di wajah,” ujarnya.

Foto-foto yang diambil personel militer AS dan dirilis CBS News memperlihatkan kerusakan pada bangunan, kendaraan darat, hingga pesawat militer di sejumlah pangkalan AS di Timur Tengah.

Baca Juga:

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, Uji Penetapan Status Tersangka

Di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi, salah satu foto menunjukkan pesawat mata-mata Boeing E-3 Sentry mengalami kerusakan. Bagian ekor pesawat tampak terlepas dari badan pesawat yang terbakar.

Foto lainnya memperlihatkan bangunan dan barak mengalami kerusakan di dekat penghalang beton T-wall. Penghalang tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap granat dan tembakan mortir.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi di Camp Buehring, Kuwait. Foto-foto menunjukkan kendaraan lapis baja dan sejumlah pesawat mengalami kerusakan. Beberapa bangunan di pangkalan tersebut juga tampak rusak parah.

Personel militer AS tersebut menilai kerusakan itu tidak sesuai dengan gambaran bahwa serangan Iran hanya merupakan serangan kecil yang berhasil menembus sistem pertahanan.

“Ini bukan ‘serangan kecil’ yang berhasil menembus pertahanan,” katanya, merujuk pada pernyataan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth setelah serangan 1 Maret di Pelabuhan Shuaiba, Kuwait, yang menewaskan enam tentara AS.

“Kami tidak melindungi pangkalan-pangkalan ini. Kita hanya bisa menyaksikan mereka dihancurkan,” ujarnya.

Baca Juga:

Lomba 17 Agustusan Unik: Tarik Bus AKAP di Terminal Kalideres, Peserta Dominan Wanita

Sementara itu, Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan AS memperkirakan kerugian yang ditimbulkan perang dengan Iran mencapai 3,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp58 triliun.

Kerugian tersebut mencakup hampir 60 pesawat militer AS yang dilaporkan rusak maupun hancur.

Dalam laporan kepada Kongres, Inspektur Jenderal menyebut Komando Pusat AS telah melaporkan serangkaian serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania sejak perang pecah pada 28 Februari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *