Jakarta,REDAKSI17.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menanggapi rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri.
Mu’ti menjelaskan bahwa pendidikan di sekolah negeri pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pada dasarnya telah diberikan secara gratis oleh pemerintah.
“Semua sekolah negeri mulai TK sampai SMA sudah gratis,” kata Mu’ti kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
Menurut dia, pemerintah telah menyediakan dukungan pembiayaan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah. Sementara itu, peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu memperoleh bantuan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).
“Murid dapat dana BOS dan bagi yang berasal dari keluarga tidak mampu mendapatkan PIP,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menggelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas persoalan biaya pendidikan pada institusi pendidikan negeri.
Prabowo menyampaikan bahwa biaya pendidikan pada sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri semestinya tidak dibebankan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-28 PAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9). Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali menegaskan gagasan mengenai pendidikan negeri tanpa biaya.
“Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ungkap Prabowo.
Prabowo juga menyinggung mengenai sumber pembiayaan yang dapat digunakan untuk merealisasikan kebijakan tersebut. Menurutnya, dana negara yang telah dikorupsi harus dikembalikan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
“Nanti, nanti, nanti akan nanti akan ada yang bertanya. ‘Dari mana uangnya?’ Uangnya yang dikorupsi, yang dinyolong, yang dicuri,” tuturnya.





