“Nampaknya Ibu Megawati perlu mengajukan perintah pada kader PDIP untuk bertindak secara lebih bijaksana. Ibu Mega perlu mengingatkan pada kader-kader di PDIP agar jangan terlalu panik ketika mengetahui Pak Jokowi sekarang sudah masuk PSI,” ujar Ade dalam kanal YouTube COKRO TV, dikutip Kamis (1/10).
Ade menyoroti sejumlah pernyataan kader PDIP yang menurutnya bernada pahit dan sinis setelah Jokowi mengumumkan keanggotaannya di PSI.
“Kita semua menyaksikan kader-kader PDIP, dari Deddy Sitorus, Guntur Romli, Andreas Hugo Pareira, memberi komentar yang pahit dan sinis ketika ditanya wartawan soal masuknya Pak Jokowi ke PSI. Menurut saya, itu memalukan sih,” lanjutnya.
Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak tahun lalu. Pengakuan itu disampaikan secara terbuka di hadapan ratusan kader saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi bahkan menunjukkan langsung Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI miliknya sebagai bukti bahwa dirinya telah menjadi bagian dari partai berlambang gajah itu.
Menurut Jokowi, status keanggotaannya di PSI dimulai pada 14 Oktober 2025. Namun, ia mengaku masih banyak pihak yang meragukan kabar tersebut sehingga memilih memperlihatkan kartu anggota yang dimilikinya.
“Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya,” ujar Jokowi.
KTA yang ditunjukkan Jokowi memiliki nomor anggota unik, yakni S337220257777777.





