Bahlil Lahadalia
JAKARTA,REDAKSI17.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi pada Kamis (1/10/2026). Adapun, Bahlil juga merangkap jabatan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pria yang lahir di Kepulauan Banda, Maluku pada 7 Agustus 1976 sejatinya memiliki latar belakang pengusaha, sebelum terjun ke dunia politik. Bahlil mengenyam pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Mumbai, Jayapura.
Kemudian, dia menempuh S2 di Universitas Cendrawasih dan S3 di Universitas Indonesia. Dilansir dari laman resmi BKPM, Bahlil dikenal sebagai mahasiswa yang sangat aktif. Dia pernah menjadi pengurus senat mahasiswa hingga bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang membawanya ke posisi puncak sebagai bendahara umum PB HMI.
Berkat prestrasinya, nama Bahlil tercatat dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat pada 2003.
Meski begitu, ternyata keputusan tersebut adalah awal kesuksesan pria asal Maluku ini. Dia dapat melihat peluang besar yang ada di tanah kelahiran di Timur Indonesia.
Melihat begitu melimpahnya sumber daya alam yang melimpah di tanah Papua, Bahlil mengambil kesempatan dengan membuka usaha. Dia tercatat memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai perusahaan induk. Pada 2015, Bahlil Lahadalia menjadi ketua HIPMI periode 2015-2019.
Bahlil bertugas untuk mengarahkan delegasi-delegasi bagi pengusaha muda ke Jepang pada 2016 dan ke Eropa pada 2018 (HIPMI-Europe Trade Mission 2018). Puncak kariernya tentu saja ketika dia dipercaya Presiden Kelima RI Jokowi untuk memegang jabatan penting sebagai menteri investasi/kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Kemudian, pada 2024, ia dipercaya untuk mengemban tugas sebagai menteri ESDM dan berlanjut hingga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Di bidang politik, dia pernah menjadi anggota dari Partai Golongan Karya, tetapi telah berhenti pada tahun 2009. Dia kemudian kembali ke Golkar pada 2024. Adapun, kini Bahlil menjadi Ketua Umum dari partai berlambang pohon beringin tersebut.





