Sleman,REDAKSI17.COM – Sebanyak 203 agenda kegiatan disiapkan untuk menghidupkan pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2027. Mulai dari festival, seni budaya, musik, olahraga, hingga berbagai kegiatan lainnya, agenda tersebut diharapkan menarik kunjungan wisatawan, memperpanjang masa tinggal, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah DIY.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Calendar of Events (CoE) Pariwisata DIY 2027 bertema “Discover Jogja: Stay Local, Explore More, Move Further”. Kalender ini tidak hanya menjadi panduan bagi wisatawan untuk merencanakan perjalanan, tetapi juga diarahkan sebagai penggerak kolaborasi dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan, kekuatan pariwisata DIY tidak hanya terletak pada daya tarik destinasi, tetapi juga pengalaman yang diperoleh wisatawan melalui perjumpaan dengan sejarah, kebudayaan, kreativitas, dan kehidupan masyarakat. Karena itu, pengembangan pariwisata perlu melibatkan berbagai sektor agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Kekuatan pariwisata kita terletak pada kemampuan menghadirkan pengalaman yang membuat wisatawan ingin tinggal lebih lama, menjelajah lebih jauh, dan membawa pulang kenangan yang berkesan,” ujar Ni Made.
Ni Made menyatakan CoE 2027 tidak boleh berhenti sebagai kalender promosi dan daftar kegiatan. Lebih dari itu, kalender tersebut harus menjadi ekosistem kolaborasi yang menghubungkan penyelenggara kegiatan, industri pariwisata, desa wisata, pengelola homestay, komunitas budaya, hingga pelaku ekonomi kreatif. Keterhubungan ini penting agar aktivitas wisata turut membuka peluang usaha dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
“Keberhasilan pariwisata bukan hanya membuat dunia mengenal Yogyakarta, melainkan juga menjadikan masyarakatnya semakin sejahtera karena dunia datang berkunjung,” ungkap Ni Made.
Peluncuran CoE Pariwisata DIY 2027 berlangsung di Ballroom Indraprasta 3, Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, Jumat (30/10) malam. Kegiatan yang didukung Dana Keistimewaan DIY Tahun 2026 ini melibatkan pemerintah kabupaten/kota, pelaku industri pariwisata, komunitas, seniman, pengelola destinasi, serta berbagai elemen masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Eling Priswanto, menjelaskan, tema “Discover Jogja: Stay Local, Explore More, Move Further” membawa tiga pesan utama. Stay Local mengajak wisatawan lebih dekat dengan kehidupan masyarakat melalui desa wisata, homestay, kuliner khas, serta tradisi dan budaya lokal. Explore More mendorong wisatawan menjelajahi lebih banyak destinasi, termasuk potensi wisata alternatif. Sementara Move Further mengajak wisatawan memperluas perjalanan dan memperpanjang masa tinggal sehingga pergerakan ekonomi pariwisata menjangkau lebih banyak kawasan.
“Calendar of Events yang kami luncurkan hari ini merupakan hasil kerja bersama, kolaborasi yang melibatkan pemerintah kabupaten/kota, pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, komunitas, seniman, pengelola destinasi, serta berbagai elemen masyarakat yang tentunya memiliki komitmen untuk memajukan pariwisata di DIY,” kata Eling.
Dari total agenda yang disiapkan, terdapat 16 event musik, 64 festival, 67 event seni budaya, 18 kegiatan pertemuan dan pameran (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/MICE), 19 event olahraga, serta 19 lomba dan kontes. Sejumlah agenda yang masuk dalam kalender tersebut antara lain Labuhan Pura Pakualaman pada 15 Juni, Wayang Jogja Night Carnival #10 pada 7 Oktober, Festival Lumbung Mataraman pada 16–18 Oktober, serta Jogja International Heritage Walk pada November 2027.
Keragaman kegiatan tersebut menghadirkan pilihan pengalaman wisata sepanjang tahun. Wisatawan tidak hanya dapat menikmati pertunjukan seni dan tradisi budaya, tetapi juga mengikuti festival maupun kegiatan olahraga. Berbagai kegiatan ini sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk, kuliner, kerajinan, dan layanan wisata kepada pengunjung.
Eling menambahkan, publikasi agenda sejak awal memberikan kepastian informasi bagi wisatawan dalam merencanakan perjalanan. Di sisi lain, pelaku industri pariwisata memiliki waktu untuk mempersiapkan akomodasi, paket wisata, layanan, produk, serta strategi promosi sesuai dengan kegiatan yang akan berlangsung.
Melalui CoE 2027, Pemda DIY berharap aktivitas pariwisata semakin tersebar dan tidak hanya terpusat di destinasi populer. Desa wisata, UMKM, pengelola homestay, komunitas seni budaya, dan pelaku ekonomi kreatif diharapkan turut merasakan manfaat dari meningkatnya pergerakan wisatawan. Dengan demikian, 203 agenda tersebut bukan sekadar rangkaian kegiatan sepanjang tahun, melainkan peluang untuk menghidupkan pariwisata sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat DIY.
Informasi lengkap agenda pariwisata DIY sepanjang 2027 dapat dilihat dan diunduh melalui “Calendar of Events DIY 2027 – Discover Jogja” (https://drive.google.com/file/d/110_QB3nHF9Y3PmwRgdZJ3GUn3Ipl1Uwm/view?usp=sharing).
Humas Pemda DIY







