
KULON PROGO,REDAKSI17.COM – Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo resmi ditutup dengan hangat lewat Malam Apresiasi dan Penyerahan Bantuan di Omah Penthoel Art Space, Pengasih, Jumat (30/10/2026). Mengusung semangat “Satu Jiwa, Satu Rasa dari Kulon Progo untuk Indonesia”, momen ini menjadi ruang untuk memberikan apresiasi bagi penggerak pembangunan, mulai dari penyerahan penghargaan bagi para juara dan bantuan sosial bagi warga. Acara semakin semarak dengan pementasan wayang tiga generasi dalang Ki Yuwono S.Kar, Nyi Lilik Pujiwati, dan Dalang cilik Ki Djanggan Purba Djati. yang didukung Dana Keistimewaan (Danais) DIY
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M.., Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko, jajaran Forkopimda, Pimpinan BUMD, serta Kepala BAZNAS Kulon Progo. Turut hadir Ketua Dewan Kebudayaan, Ketua Pepadi, Ketua Bakor PKP, Unsur Forkopimkap Pengasih, dan Lurah Pengasih serta segenap elemen masyarakat ini menjadi momentum penting untuk merajut kebersamaan, menumbuhkan rasa memiliki (handarbeni), serta mengapresiasi kerja nyata para pahlawan pembangunan di berbagai bidang.
Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kulon Progo, Ir. Aspiyah, M.Si., perayaan tahun ini mencatatkan berbagai capaian luar biasa yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Mulai dari penyaluran program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi 99 penerima manfaat, aksi donor darah yang mengumpulkan 438 kantong darah, hingga perputaran ekonomi yang mencapai Rp7,4 miliar melalui gelaran Manunggal Fair.
Satu hal yang menyita perhatian dan menghadirkan sentuhan humanis adalah antusiasme warga Kulon Progo di perantauan. Di tengah kesibukan mereka, para perantau menyempatkan diri pulang kampung untuk merayakan hari jadi tanah kelahirannya sekaligus menyaksikan pagelaran wayang kulit.
Acara semakin bermakna dengan pementasan wayang dakwah oleh Ki H.R Retno Jarwanto.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kerja keras masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyerahkan penghargaan kepada para insan teladan yang berhasil meraih Juara I di masing-masing kategori:
Kategori Percepatan PBB-P2 Tahun 2026 (BKAD):
Pokok Ketetapan lebih dari Rp350 Juta: Kalurahan Pleret, Panjatan
Pokok Ketetapan Rp265 Juta s/d < Rp350 Juta: Kalurahan Gulurejo, Lendah
Pokok Ketetapan Rp165 Juta s/d < Rp265 Juta: Kalurahan Banjarharjo, Kalibawang
Pokok Ketetapan < Rp165 Juta: Kalurahan Kranggan, Galur
Kategori Kapanewon: Kapanewon Samigaluh
Evaluasi Kinerja Kapanewon TA 2026 (Bagian Pemerintahan): Kapanewon Nanggulan
Anugerah IPTEK KREANOVA ke-13 Tahun 2026 (Bapperida):
Kategori Masyarakat Kelompok: Karang Taruna Tunas Harapan Kaliagung (Model Integrasi Biokonversi Sampah Organik Berbasis Larva BSF)
Kategori Masyarakat Perseorangan: Khakam Ma’ruf (Dryfast : Mesin Pengering Serat Alam)
Kategori Pelajar: Hestiana Kurnia Sari – SMAN 1 Lendah (Alat Monitoring Kadar CO Berbasis IoT)
Lomba Pengelolaan Sampah & Perkantoran (DLH):
Kelompok Masyarakat: Bank Sampah Induk Dhuawar Sejahtera
Kategori Green Office: BKPSDM Kabupaten Kulon Progo
Turnamen Bola Voli Manunggal Cup 2026 (DPMKal):
Kategori Putra: Kalurahan Purwosari (Pemain Terbaik: Nouval)
Kategori Putri: Kalurahan Pengasih (Pemain Terbaik: Viarra Ragil)
Manunggal Run (KONI):
Tingkat SD: Arrafka Fredlino (Putra) & Faula Hasnanisa (Putri)
Tingkat SMP: Arkhan Husni Wirawan (Putra) & Dwi Nurhayati (Putri)
Tingkat SMA: Raffael Prime Rasatyo (Putra) & Kheysa Jihan Elvania (Putri)
Kategori Umum: Okta (Putra) & Luluk Utaminingsih (Putri)
Selain penyerahan penghargaan, malam penutupan juga diwarnai dengan penyaluran santunan sosial dan beasiswa pendidikan dari BAZNAS Kulon Progo serta BPJS Ketenagakerjaan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera dan keluarga pekerja.
Merajut Kebersamaan Lewat Semarak Rangkaian Kegiatan Bulan Oktober
Perayaan Hari Jadi ke-75 tahun ini terasa begitu hidup dan meriah.
Agung Setyawan menyampaikan secara langsung bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang digelar sepanjang bulan Oktober 2026 telah terlaksana dengan sangat baik.
Dalam sambutannya, Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan sepanjang bulan Oktober 2026 yang melibatkan berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Berbagai kegiatan telah mewarnai peringatan tahun ini, mulai dari bidang religi, sosial, bisnis, olahraga, seni tradisi, hiburan, ekonomi masyarakat, lingkungan, hingga kebudayaan. Perayaan ini bukan sekadar milik pemerintah, melainkan ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat berkat semangat gotong royong.”
Ia juga menekankan pentingnya filosofi handarbeni dalam penyaluran berbagai bantuan sosial, serta berpesan agar prestasi dan penghargaan yang diberikan menjadi penyemangat bersama untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Dalam sesi wawancara, H. Alfanuha Yushida, M.P.Mat. Ketua BAZNAS Kulon Progo menegaskan komitmen lembaganya dalam menghadirkan uluran tangan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.
“Harapannya tentu ini bisa membantu para penerima, karena dalam kriteria kami, penerima itu juga harus melampirkan surat keterangan tidak mampu, sehingga masih masuk kriteria sebagai mustahik zakat. Harapannya bisa meringankan beban pendidikan yang mungkin menjelang akhir ini bisa digunakan untuk biaya pendidikan.”
Mewakili para penerima penghargaan, Muhamad Ridwan Aziz (Pendidik MAN 2 Kulon Progo sekaligus peraih Juara 3 Kategori Perorangan Anugerah Iptek Kreanova ke-13 lewat inovasi SIGAP) menyampaikan rasa syukur dan harapannya untuk dunia pendidikan yang inklusif dan ramah anak.
“Penghargaan ini sejujurnya bukan hanya bentuk apresiasi untuk diri saya pribadi, melainkan untuk seluruh ekosistem di MAN 2 Kulon Progo—mulai dari pimpinan madrasah, rekan-rekan guru, hingga anak-anak murid kami yang selalu menjadi inspirasi utama. Mari kita bersama-sama mewujudkan madrasah dan sekolah di Kulon Progo yang ‘Happy Tanpa Bully’ demi masa depan anak-anak kita.”

Acara ditutup dengan pertunjukan seni budaya yang memukau, menampilkan pagelaran wayang oleh Ki Guntara bersama bintang tamu Ciblek Banyumasan yang menyedot antusiasme ribuan penonton. Melalui semangat kebersamaan ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap seluruh elemen masyarakat terus bergandengan tangan mewujudkan Kulon Progo yang semakin maju, sejahtera, dan berbudaya.
“Dirgahayu ke-75 Kabupaten Kulon Progo! Mari terus melangkah bersama dengan Satu Jiwa, Satu Rasa untuk kemajuan bumi Menoreh tercinta.” (JRD/PJ)
Source: media center





