Benjamin Sesko butuh tekanan untuk tampil bagus di MU. (Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Liverpool,REDAKSI17.COM – Benjamin Sesko pelan-pelan mengubah tekanan jadi ketajaman. Sesko kembali tampil sebagai pahlawan Manchester United saat menang di kandang Everton 1-0.
Penyerang berusia 22 tahun itu langsung disorot setelah ditebus dari RB Leipzig dengan kesepakatan yang bisa mencapai 84 juta euro di bursa musim panas lalu. Berbagai kritik diarahkan kepada Sesko karena startnya tidak mulus.
Sesko mejan di enam penampilan pertamanya, sebelum mencetak gol perdananya ke gawang Brentford dalam kekalahan MU 1-3. Sesko kemudian menyumbang satu gol bagi MU lagi, sebelum tumpul dalam sembilan pertandingan berikutnya.
Namun kini, Benjamin Sesko nyaris tak bisa berhenti menjebol gawang lawan-lawan MU. Enam gol diceploskan Sesko dalam tujuh penampilan terakhirnya. Termasuk masing-masing satu golnya menyelamatkan MU dari kekalahan melawan West Ham dalam hasil seri 1-1, dan mengalahkan Everton kemarin.
Secara keseluruhan, Sesko telah menyumbang delapan gol dalam 24 penampilan untuk Manchester United di seluruh kompetisi 2025/2026. Sesko mengaku, tekanan besar justru membantunya untuk menemukan performa terbaik.
“Tekanan adalah sesuatu yang, jika aku ingin jadi seorang pemain bagus, itu adalah sesuatu yang harus kumiliki,” ungkap pemain internasional Slovenia itu di Sky Sports.
“Itu adalah sesuatu yang harus ada, jika Anda ingin bermain di level tertinggi dan ini tentang menerimanya dan tidak terlalu mempedulikannya,” Benjamin Sesko menambahkan.
Kontribusi Benjamin Sesko akan dibutuhkan MU lagi di pertandingan berikutnya. Setan Merah dijadwalkan menjamu Crystal Palace di Old Trafford pada Minggu (1/3/2026).





