Home / Politik / Safari Ramadan di Mimika Timur, Aleg Perindo Hj. Rampaeni Rachman Hadirkan Perlindungan BPJS bagi Warga

Safari Ramadan di Mimika Timur, Aleg Perindo Hj. Rampaeni Rachman Hadirkan Perlindungan BPJS bagi Warga

 

TIMIKA,REDAKSI17.COM – Momentum Ramadan di Kabupaten Mimika dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan dan perlindungan sosial. Anggota DPRD Mimika dari Partai Perindo, Hj. Rampeani Rachman, menggelar Safari Ramadan dan buka puasa bersama warga Dapil 6 di Masjid Jabal Rahmah, Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Rabu (25/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut turut diserahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pengurus gereja se-Distrik Mimika Timur, pengurus fardu kifayah, motoris Orang Asli Papua (OAP), serta wartawan se-Kabupaten Mimika. Penyerahan ini merupakan bagian dari rangkaian program perlindungan sosial yang menargetkan 1.000 kartu BPJS bagi pelayan keagamaan dan pekerja sektor informal.

Staf Ahli Bidang Sosial, Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika, menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai keimanan sekaligus harmoni sosial di tengah keberagaman.

“Melalui kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan di pelataran Masjid Jabal Rahmah ini, kita semua diingatkan kembali akan pentingnya menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat,” ujar Fransiskus.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung kegiatan yang mempererat persaudaraan lintas agama dan menghadirkan perlindungan sosial bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Mimika senantiasa mendukung terciptanya kehidupan sosial yang harmonis, rukun, dan penuh toleransi antar umat beragama,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas dan gotong royong.

“Mari kita jadikan Bulan Suci Ramadan ini sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan solidaritas sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun daerah yang kita cintai bersama,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Rampeani mengapresiasi kehadiran masyarakat sebagai wujud toleransi yang hidup di Mimika. Menurutnya, Mimika adalah miniatur Bhinneka Tunggal Ika yang layak mendapatkan pengakuan harmoni tingkat nasional.

“Hari ini kita membuktikan bahwa Kabupaten Mimika wajar mendapatkan penghargaan harmoni. Ini adalah anugerah terhormat yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Rampeani menjelaskan, target 1.000 kartu BPJS Ketenagakerjaan akan disalurkan secara bertahap kepada imam masjid, takmir, da’i, mubalig, pengurus fardhu kifayah, pelayan gereja, motoris transportasi laut, serta pekerja lain yang dinilai layak menerima.

Dia menilai motoris memiliki peran penting melayani mobilitas masyarakat ke wilayah pesisir seperti Pomako, Potowaiburu, Agimuga, dan Kokonao.

Sebagai legislator, dia mengakui memiliki keterbatasan dalam mengakomodasi seluruh proposal masyarakat. Karena itu, dia memilih memprioritaskan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pelayan masyarakat dan pekerja berisiko.

“BPJS ini bukan berarti kita berharap terjadi musibah. Namun ketika kecelakaan kerja atau musibah terjadi, ada santunan yang membantu keluarga, termasuk santunan kematian sebesar Rp 42 juta,” jelasnya.

Safari Ramadan tersebut menjadi ruang memperkuat harmoni sekaligus menghadirkan perlindungan nyata bagi masyarakat Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *