Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta menerima bantuan 50 unit gerobak angkut rumput dari Pertamina Gas Negara (PGN) yang difasilitasi Tribun Jogja, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung kebersihan dan penguatan pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta. Serah terima dilakukan Pimpinan Redaksi PT Media Tribun Jogja, Ibnu Taufiq Yuwaryanto dan diterima langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo di Plaza Balai Kota Yogyakarta, Selasa (3/3).
Hasto Wardoyo, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa gerobak yang diterima difokuskan khusus untuk pengangkutan rumput liar dan daun, bukan sampah campuran.
“Kami ingin menspesifikasikan 50 gerobak ini khusus untuk rumput, bukan untuk sampah. Karena kami ingin bersih dari rumput dan bersih dari sampah di Kota Yogyakarta ini,” ujarnya.
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 24 gerobak dialokasikan untuk Kemantren Kotagede, sementara 26 unit lainnya dibagi rata ke 13 kemantren dengan masing-masing dua gerobak. Menurut Hasto, langkah ini juga mendukung penataan kawasan Kotagede sebagai destinasi wisata.
“Makanya ini kita targetkan. Saya nderek, kapan Kotagede mau dideklarasikan bebas rumput. Tapi betul-betul kita bersihkan dulu rumputnya. Saya kira spirit seperti itu penting. Terima kasih sekali lagi kepada PGN dan juga Tribun,” tegasnya.

Foto bersama
Ia mendorong jajaran di wilayah untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong membersihkan lingkungan. Rumput dan daun yang terkumpul nantinya tidak dibuang, melainkan diolah menjadi kompos di masing-masing kemantren.
“Composting itu tidak berbau. Hanya untuk menaruh sampah organik rumput yang kemudian diberi aktivator dan menjadi pupuk,” jelasnya.
Hasto juga menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya. “Kalau kita sukses memilah dari rumah, volume sampah bisa turun drastis. Kuncinya ada di hulu,” ungkapnya.

Salah satu gerobak yang diserahkan
Sementara itu, Mantri Pamong Praja Kemantren Gondokusuman, Guritno, menyambut baik bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama antara pemerintah dan dunia usaha.
“Alhamdulillah, ini salah satu kepedulian bapak kita dan juga kepedulian dari dunia usaha untuk bersama-sama mewujudkan Kota Yogyakarta yang lebih bersih, lebih rapi, lebih nyaman. Kebersihan ini memang harus menjadi kepedulian kita bersama, termasuk dunia usaha dan seluruh warga,” ungkapnya.

MPP Kemantren Gondokusuman menerima bantuan gerobak
Menurut Guritno, bantuan gerobak ini sangat mendukung program rutin Jumat Bersih yang selama ini dilaksanakan di wilayahnya.
“CSR ini sangat membantu kita dalam program tiap hari Jumat untuk melaksanakan kebersihan lingkungan yang ada di wilayah kita masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gerobak tersebut akan digunakan saat kegiatan bersih-bersih bersama OPD yang telah dibagi tugas di masing-masing wilayah.
“Nanti tiap hari Jumat kita keliling bersama seluruh perangkat daerah, membersihkan rumput-rumput di sekitar trotoar. Biasanya rumput itu ditaruh di plastik lalu diletakkan di pinggir jalan dan diambil DLH. Nah nanti setelah dibersihkan, rumputnya dimasukkan ke gerobak ini, dibawa ke kemantren. Sehingga tidak ada yang tertinggal di pinggir jalan setelah kerja bakti,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, diharapkan pelaksanaan Jumat Bersih semakin tertata dan lingkungan kota tetap rapi tanpa tumpukan rumput sisa pembersihan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan media ini pun diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Yogyakarta.




