Umbulharjo,REDAKSI17.COM-Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mendampingi Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dalam kegiatan sahur keliling yang digelar di Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Yogyakarta.

Acara sahur bersama tersebut diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang sosial dan profesi, mulai dari komunitas ojek online, paguyuban becak Yogyakarta, mahasiswa, hingga masyarakat dari berbagai latar agama.

Dalam suasana yang hangat seluruh peserta duduk bersama tanpa sekat sosial, mencerminkan semangat persaudaraan lintas iman yang selama ini menjadi ciri khas Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengatakan bahwa sahur bersama ini bukan sekadar agenda seremonial di bulan Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan ruang perjumpaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun profesi.

Acara sahur bersama tersebut diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang sosial dan profesi, mulai dari komunitas ojek online, paguyuban becak Yogyakarta, mahasiswa, hingga masyarakat dari berbagai latar agama.

“Ini bukan hanya tentang makan sahur bersama, tetapi tentang merawat kebersamaan. Di sini kita duduk sejajar, tanpa sekat, tanpa jarak. Inilah wajah Yogyakarta yang menjunjung tinggi toleransi dan kemanusiaan,” ujar Wawan.

Ia menegaskan, di tengah berbagai tantangan kemanusiaan dan dinamika demokrasi yang dihadapi bangsa, ruang-ruang dialog dan kebersamaan seperti ini menjadi sangat penting. Menurutnya, perjumpaan lintas iman mampu memperkuat rasa saling percaya dan memperkokoh persatuan.

Wawan juga mengungkapkan bahwa Shinta Nuriyah bukan sekadar figur publik, melainkan sosok yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan, hak asasi manusia, serta demokrasi. Kehadirannya di Kota Yogyakarta, lanjut Wawan, memiliki makna yang mendalam.

“Beliau menjadi pengingat sekaligus penguat untuk terus merawat nilai toleransi, kemanusiaan, dan kebangsaan yang menjadi pijakan institusi dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dalam sambutannya menegaskan pentingnya saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengedepankan semangat gotong royong demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dirawat dalam semangat kebersamaan. Kita harus saling menghormati, saling membantu, dan terus bergandengan tangan demi Indonesia yang damai,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mendampingi Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dalam kegiatan sahur keliling yang digelar di Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan sahur keliling ini juga menjadi bukti nyata bahwa nilai toleransi di Kota Yogyakarta terus hidup dan terpelihara.

Salah satu warga Kota Yogyakarta yang turut hadir, Muhammad Tolib, mengaku sangat mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan praktik nyata toleransi dalam kehidupan beragama.

“Sangat menggembirakan, ini yang harus dilakukan dimana pun. Walaupun kita berbeda-beda, harus bersatu, harus saling menghormati, saling menghargai, saling mengasihi,” ungkapnya.