Beranda / Nasional Dan Internasional / Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika

Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika

Anggota Kongres AS Seth Moulton menilai kerangka kerja kesepakatan AS dan Iran adalah kekalahan bagi Presiden Donald Trump dan juga Amerika. Foto/White House A A A

 

WASHINGTON,REDAKSI17.COM – Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Seth Moulton, menilai kesepakatan damai antara AS dan Iran adalah penyerahan diri dan kekalahan Amerika serta Presiden Donald Trump.

Komentar pedasnya muncul ketika kedua negara resmi mencapai kesepakatan damai. Beberapa poin kesepakatan itu antara lain menyatakan perang berakhir di semua front, termasuk di Lebanon, AS akan mencabut blokade Angkatan Laut terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz, dan Iran akan membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan biaya. Baca Juga: AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir Menurut laporan AP, Senin (15/6/2026), kesepakatan itu akan diteken di Jenewa, Swiss, pada hari Jumat mendatang.

Iran menyatakan belum akan menjalankan poin kesepakatan sebelum benar-benar ditandatangani. Berbicara dalam program televisi MS Now, Moulton yang merupakan anggota Komite Layanan Bersenjata Parlemen, menyebut kerangka kerja kesepakatan tersebut sebagai kerugian bersih bagi AS.

“Ini adalah kesepakatan yang mengerikan. Ini pada dasarnya adalah dokumen penyerahan diri dari Donald Trump kepada pemimpin tertinggi Iran,” katanya.

“Maksud saya, 100 miliar dolar uang pajak sudah diinvestasikan dalam perang ini, 14 warga Amerika tewas, dan kita mendapatkan kesepakatan yang justru membuka kembali selat yang sudah terbuka sebelum perang dimulai? Bagaimana itu bisa disebut kemenangan?” papar Moulton.

Meskipun dia mengakui bahwa mengakhiri perang adalah pilihan terbaik bagi AS, dalam hal mencapai tujuan, hal itu telah menjadi “kekalahan, kekalahan, kekalahan di semua lini bagi Trump dan Amerika Serikat.” Laporan media-media AS menunjukkan bahwa terlepas dari serangan AS-Israel yang menghancurkan, militer Iran tetap menjadi kekuatan tempur yang tangguh, dan Teheran dapat memperoleh senjata nuklir dalam beberapa bulan, meskipun mereka membantah bahwa mereka berupaya untuk melakukannya.

Senator California Adam Schiff, seorang kritikus perang, juga menyatakan keberatannya terhadap kesepakatan tersebut. “Perundingan dapat berakhir dengan pengumuman untuk menyelamatkan muka agar dapat menyetujui kesepakatan di kemudian hari oleh presiden. Itu akan menjadi kerugian strategis yang mengerikan bagi negara,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *