
UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Sebanyak 28 mobil ambulans disiagakan saat kegiatan pengajian akbar rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Yogyakarta di halaman Stadion Mandala Krida, Minggu (14/6/2026) malam. Puluhan ambulans itu untuk mengantisipasi potensi kegawatdaruratan medis karena diprediksi pengajian akan dihadiri ribuan orang. Akses mitigasi kegawatdaruratan juga disiapkan untuk kelancaran ambulans.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Waryono menyebut total ada 28 Ambulans yang disiapkan di lapangan saat kegiatan pengajian akbar di Mandala Krida. Rinciannya 15 tim ambulans Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan 13 tim ambulans swasta. Ambulans itu disiagakan di sejumlah titik keramaian di sekitar Mandala Krida.
“Standby di lapangan, di titik VIP di dalam itu ada lima (ambulans). Jadi tiga nanti di samping panggung untuk yang VIP, kemudian yang dua di dalam sebelah barat,” kata Waryano ditemui usai jumpa pers terkait rekayasa lalu lintas pengajian Akbar HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta, kemarin.
Sedangkan mobil ambulans lainnya, disiagakan di sejumlah jalan sekitar Mandala Krida seperti Jalan Tunjung, Jalan Soka, Jalan Kapas dan Jalan Sukonandi. Setiap 1 mobil ambulans ada 5 personel tenaga kesehatan. Selain itu dibantu Pramuka Saka Bhakti Husada, relawan kesehatan lainnya dan Satpol PP.
“Kemudian nanti yang dari timur, kita ada posko di Dinas Kesehatan Provinsi. Jadi beberapa (ambulans) kita standby-kan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi,” ujarnya.
Selain itu menyiapkan rujukan ke rumah sakit rujukan yang ditunjuk. Dia menyatakan ada sekitar 12 rumah sakit yang siap jika terjadi sesuatu rujukan antara lain RSUD Jogja, RS Pratama, Happyland, RSI Hidayatullah, RS Bethesda Lempuyangwangi, RS Bethesda, Panti Rapih dan RS Sardjito. Beberapa puskesmas juga dibuka untuk posko darurat yakni Puskesmas Gondokusuman I, Pakualaman dan Danurejan 2.
“Untuk pembiayaan kegawatdaruratan semuanya dibackup oleh Jamkesda. Seperti PSC 119 satu kali dua puluh empat jam sesuai ketentuan yang berlaku,” papar Waryono.
Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Publik Safety Center (UPT PSC) 119 Yogyakarta Emergency Service
YES Dadan Andriyanto mengatakan PSC 119 YES menyediakan 1 ambulans di lokasi sebagai bagian dari 28 ambulans dari berbagai unsur faskes dan relawan dibawah koordinasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Termasuk dengan tambahan backup 3 ambulans di posko PSC 119 YES.
“Potensi kegawatdaruratan yang bisa terjadi berupa kelelahan, pingsan, dan gangguan pernafasan. Semua ambulans yang bertugas sudah dilengkapi dengan peralatan oksigen dan obat-obatan,” ucap Dadan saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026)